Connect with us

Politik

Soal Reshuffle Menkeu, Istana: Bukan Mundur, Bukan Dicopot

Mensesneg Prasetyo Hadi bantah isu mundurnya Sri Mulyani dengan menegaskan bahwa perubahan menteri merupakan hasil evaluasi dan hak prerogatif Prabowo.

Logompn

Published

on

Soal reshuffle menkeu, istana bukan mundur, bukan dicopot
Istana Buka Suara soal Reshuffle Menkeu | Gambar: YouTube/Sekretariat Presiden

MPN Indonesia 9 September 2025 - Presiden Prabowo Subianto resmi mengganti Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dengan Purbaya Yudhi Sadewa lewat pelantikan yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/9).

Pergantian ini menimbulkan berbagai spekulasi, termasuk dugaan pengunduran diri atau pencopotan.

Namun, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa perubahan ini merupakan hasil evaluasi dan hak prerogatif Prabowo.

“Bukan mundur, bukan dicopot. Bapak Presiden selaku kepala negara dan kepala pemerintahan tentunya kita semua paham bahwa beliau memiliki hak prerogatif. Maka kemudian atas evaluasi, beliau memutuskan untuk melakukan perubahan formasi,” katanya kepada wartawan usai upacara pelantikan menteri.

Prasetyo menambahkan bahwa Prabowo memiliki banyak pertimbangan dalam melakukan reshuffle tersebut. Ia mengajak masyarakat untuk mendoakan keputusan Prabowo membawa kebaikan.

“Bismillah, apa yang menjadi keputusan Bapak Presiden kita doakan bersama-sama semoga itu menjadi keputusan yang membawa kebaikan bagi kita semua,” ujarnya.

Daftar Menteri yang Diganti

Dalam reshuffle Kabinet Merah Putih, Prabowo mengganti enam pejabat yang terdiri dari lima menteri dan satu wakil menteri. Berikut daftar lima menteri yang dicopot:

  • Budi Gunawan dari jabatan Menko Polkam
  • Sri Mulyani dari jabatan Menteri Keuangan
  • Abdul Kadir Karding dari jabatan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI)/Kepala BP2MI
  • Budi Arie Setiadi dari jabatan Menteri Koperasi
  • Dito Ariotedjo dari jabatan Menpora

Untuk menggantikan nama-nama tersebut, Prabowo kemudian melantik empat menteri baru dan satu wakil menteri, yaitu:

  • Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan
  • Mukhtarudin sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI)/Kepala BP2MI
  • Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi
  • Mochamad Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umrah
  • Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah
Baca Juga:  Jokowi Unggah Foto Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden: Selamat Bertugas Memimpin Negeri

Isu Pengunduran Diri Sri Mulyani

Meski Mensesneg membantah adanya pengunduran diri, sebelumnya sempat muncul kabar bahwa Sri Mulyani telah beberapa kali mengajukan untuk mundur dari jabatannya.

Hal ini terjadi setelah rumah pribadinya di Jalan Mandar, Bintaro, Tangerang Selatan, Banten dijarah saat aksi demonstrasi pada Minggu dini hari, tepatnya pada 31 Agustus 2025.

Penjarahan berlangsung dalam dua gelombang, yakni sekitar pukul 01.00 dan 03.00 dini hari, menurut kesaksian staf pengamanan rumah, Joko Sutrisno.

Sri Mulyani juga turut mengungkapkan kejadian tersebut di akun Instagram @smindrawati pada Rabu (3/9) dengan menyebut bahwa seorang pria berjaket merah mencuri lukisan bunga karyanya sendiri.

Pada pagi harinya, Sri Mulyani mengajukan pengunduran diri kepada Prabowo di Hambalang, Kabupaten Bogor, lalu kembali menyampaikannya di sela rapat kabinet di Istana Negara pada hari yang sama.

Namun, Presiden menolak permintaan tersebut. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto turut membujuk Sri agar tetap menjabat.

Selain itu, sekitar lima bulan sebelumnya, Sri Mulyani juga sempat mempertimbangkan mundur setelah pemangkasan anggaran besar-besaran sebesar Rp800 triliun yang dilakukan tanpa melibatkannya.

(AKM/NID/RAD)

Trending