Berita
KPK Amankan 2 Mobil Mewah Immanuel Ebenezer yang Dipindah dari Rumah Dinas
KPK kembali mengamankan dua mobil mewah milik mantan Wamenaker, Immanuel Ebenezer terkait kasus pemerasan sertifikat K3.
MPN Indonesia 10 September 2025 - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengamankan dua mobil mewah milik mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer alias Noel, terkait kasus pemerasan sertifikat K3, pada Selasa (9/9).
Dua mobil tersebut, Mercedes Benz hitam dan BAIC, tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, sekitar pukul 15.55 WIB.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa penyitaan dilakukan karena kedua kendaraan itu diduga berkaitan dengan Noel.
“Hari ini KPK kembali akan melakukan penyitaan terhadap dua kendaraan roda empat yang diduga terkait dengan salah satu tersangkanya yaitu tersangka IEG,” ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (9/9).
Tiga Mobil Berhasil Diamankan KPK
Dalam pernyataan lebih lanjut, Budi mengatakan bahwa KPK menduga terdapat 3 unit mobil mewah yang disembunyikan Noel dari rumah dinasnya usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) pada 20 Agustus 2025.
Kemudian pada Selasa (2/9), KPK menyita satu unit Toyota Land Cruiser dari tiga mobil tersebut, sementara dua mobil yang baru tiba di Gedung Merah Putih ini baru berhasil diamankan satu minggu setelahnya.
“Sebelumnya satu kendaraan sudah dibawa ke KPK dan hari ini dua kendaraan lainnya kembali dibawa ke KPK,” ungkap Budi.
Namun dalam pengakuannya, Noel mengaku kendaraan itu tidak disembunyikan, melainkan dipindahkan oleh anak-anaknya karena merasa takut.
“Enggak kita umpetin dan kita akan kembalikan. Ya wajar ya anak-anak saya pada ketakutan,” kata Noel usai pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (2/9).
Selain kendaraan, penggeledahan rumah dinas Noel pada Selasa 26 Agustus 2025 juga menghasilkan barang bukti lain, berupa 1 unit mobil Toyota Alphard serta 4 unit handphone yang ditemukan di plafon rumah.
Terkait empat handphone yang ditemukan, Noel mengklaim bahwa perangkat tersebut milik pembantunya. Kini pihak KPK masih mendalami temuan tersebut.
Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
Kasus pemerasan terungkap melalui OTT KPK pada Rabu (20/8) malam. Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan 14 orang, dan menetapkan 11 orang sebagai tersangka, termasuk Noel.
KPK mengungkap bahwa praktik pemerasan terjadi dalam proses penerbitan sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) selama periode 2019-2024.
Skema pemerasan dilakukan dengan menaikkan harga penerbitan sertifikat, dan dana yang terkumpul mengalir ke sejumlah pejabat, dengan total nilai mencapai Rp81 miliar.
Dari total tersebut KPK menemukan aliran dana sebesar Rp69 miliar diterima oleh Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3 periode 2022–2025, Irvian Bobby Mahendro, yang diduga sebagai otak pemerasan.
Sementara itu, Noel diduga menerima uang sejumlah Rp3 miliar dan 1 unit motor Ducati Scrambler yang diterima pada Desember 2024, dua bulan setelah dilantik sebagai Wamenaker.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
