Connect with us

Selebriti

Peduli Korban Banjir Bali, Nana Mirdad Sumbang Pakaian dan Sentil Pemprov

Nana Mirdad menunjukkan kepedulian terhadap korban bencana alam banjir yang melanda Bali sejak Rabu (10/9).

Logompn

Published

on

Nana mirdad turun tangan bantu korban banjir bali, sumbangkan baju hingga sepatu
Peduli Korban Banjir Bali, Nana Mirdad Sumbang Pakaian dan Sentil Pemprov | Gambar: Ig/@nanamirdad_

Bali, MPN Indonesia 13 September 2025 - Nana Mirdad menunjukkan kepedulian terhadap korban bencana alam banjir yang melanda Bali sejak Rabu (10/9).

Dalam unggahan di akun Instagram-nya, istri Andrew White ini menyampaikan aksi nyatanya membantu para korban banjir dengan menyumbangkan berbagai barang kebutuhan seperti pakaian, sepatu, hingga tas.

“Memilah baju-baju, kaos kaki, sepatu-sepatu anak yang sudah ngga terpakai untuk korban banjir Bali,” tulis Nana, Jumat (12/9), dilihat MPN Indonesia dari Instagram @nanamirdad_.

Ia juga meminta informasi lokasi terdampak banjir agar bantuan dapat disalurkan tepat sasaran.

“Tolong info jika ada yang tahu harus dikirim kemana ya. Tapi diprioritaskan untuk yang daerahnya benar-benar terkena dampak dan benar-benar membutuhkan,” tambahnya.

Cek Langsung Lokasi Kejadian

Selain mengirim bantuan, Nana Mirdad juga turun langsung mengecek kondisi di sekitar tempat tinggalnya di Bali.

Ia menyebutkan salah satu jalan yang biasa dilewati untuk berjalan pagi bersama anaknya telah hancur akibat banjir.

“Cek kondisi jalan deket rumah yang biasanya aku lewatin jalan pagi ke pantai sama Benji. Hilang total seluruh aksesnya, udah ngga ada sama sekali,” ujarnya.

Sentil Pemerintah Daerah

Nana juga menyampaikan kritik terhadap pemerintah setempat. Ia menyoroti lemahnya kesiapan infrastruktur dan buruknya tata kelola wilayah di Bali.

“Pemprov Bali, dinas perizinan dan tata kota tugasnya memberikan pertahanan yang baik terhadap cuaca-cuaca ekstrem ini salah satunya dengan mengelola uang pajak kita dengan benar dan serius dalam menangani perizinan,” kata Nana.

Nana, yang sudah menetap di Bali selama 15 tahun, menyatakan bahwa intensitas banjir semakin parah dari tahun ke tahun.

Baca Juga:  Eks Tentara Israel Diduga Kelola Vila di Bali, Palsukan Identitas sebagai WN Jerman

“So far 15 tahun di Bali dan berasa banget setiap tahun banjir semakin parah dan puncak sampai memakan korban jiwa sebanyak ini ya baru sekarang,” jelas Nana.

“Ini tandanya kesiapan infrastruktur kita terlalu terbengkalai bahkan dibandingkan tahun-tahun lalu,” tambah dia.

Ia juga menyoroti buruknya fasilitas penanganan sampah di Bali. Menurutnya, Bali tidak memiliki fasilitas sampah yang memadai.

“Memang kebersihan sampah tanggung jawab semua warga, tapi kita juga berhak mendapatkan fasilitas penanganan sampah yang memadai. Saat ini masih sangat jauh dari standard,” tegas Nana.

(ELG/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending