Connect with us

Berita

Lansia Pedagang Es Krim di Ciputat Meninggal Dunia saat Berjualan

Seorang pedagang es krim keliling ditemukan meninggal saat sedang berjualan di Jalan Ganda Sasmita, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan.

Logompn

Published

on

Lansia pedagang es krim di ciputat meninggal dunia saat berjualan
Lansia Pedagang Es Krim di Ciputat Meninggal Dunia saat Berjualan | Gambar: Dok. Polsek Ciputat Timur

Banten, MPN Indonesia 15 September 2025 - Seorang pedagang es krim keliling berinisial S (66) ditemukan meninggal dunia saat sedang berjualan di Jalan Ganda Sasmita, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, Jumat (12/9).

Korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di pinggir jalan bersama gerobak es krimnya oleh warga yang melintas.

“Saat ditemukan, korban dalam kondisi tergeletak di pinggir jalan,” kata Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq saat dikonfirmasi.

Kronologi Penemuan

Awalnya, sekitar pukul 13.30 WIB, warga yang melintas mengira S hanya beristirahat. Namun saat dibangunkan, ia tidak memberikan respons.

Khawatir terjadi sesuatu, warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Tak lama kemudian, aparat Polsek Ciputat Timur dan tim identifikasi dari Polres Tangerang Selatan tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Petugas yang datang langsung mengamankan lokasi dan melakukan pemeriksaan awal terhadap korban.

Diduga Meninggal karena Sakit

Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hal ini memperkuat dugaan bahwa kematian korban bukan disebabkan oleh tindakan kriminal.

“Hasilnya, korban sudah meninggal dunia dan tidak ditemukan adanya bekas luka atau tanda kekerasan,” jelas Bambang.

Pihak kepolisian menyatakan korban diduga meninggal karena penyakit yang dideritanya.

“Dari hasil pemeriksaan awal, kami menduga korban meninggal karena sakit. Pihak keluarga juga mengonfirmasi bahwa almarhum memang memiliki riwayat kesehatan tertentu,” tambah Bambang.

“Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi lebih lanjut karena menganggap ini murni musibah. Jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk segera dimakamkan,” pungkas Bambang.

(AKM/NID/RAD)

Baca Juga:  Tangsel jadi Tuan Rumah Porprov Banten 2026, Venue Balap Motor Dipindah ke Rumpin

Trending