Connect with us

Berita

Polisi Amankan 4 Bocah di Tangsel usai Diduga Buat Sajam untuk Tawuran

Empat anak di bawah umur diamankan Polsek Cisauk setelah kedapatan membuat senjata tajam yang diduga akan digunakan untuk tawuran.

Logompn

Published

on

Polisi amankan 4 bocah di tangsel usai diduga buat sajam untuk tawuran
Polisi Amankan 4 Bocah di Tangsel usai Diduga Buat Sajam untuk Tawuran | Gambar: Dok. Polsek Cisauk

Banten, MPN Indonesia 16 September 2025 - Empat anak di bawah umur diamankan pihak Polsek Cisauk pada Minggu dini hari (14/9) di wilayah Setu, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, setelah kedapatan membuat senjata tajam yang diduga akan digunakan untuk tawuran.

Keempat anak tersebut masing-masing berinisial R (12), I (12), R (11), dan A (10). Mereka diamankan saat sedang menggerinda pelat besi di belakang Kantor Kelurahan Muncul.

Hal ini dikonfirmasi oleh Kapolsek Cisauk, AKP Dhady Arsya yang menemukan anak tersebut tengah membuat senjata tajam.

“Iya membuat senjata tajam. Rencananya buat tawuran,” ujar Dhady kepada wartawan, Senin (15/9).

Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti

Pengamanan tersebut dilakukan saat Polsek Cisauk mengadakan patroli dalam kegiatan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD).

Patroli malam tersebut digelar pada pukul 00.30 WIB di sejumlah titik rawan kejahatan di wilayah Tangerang Selatan mencakup Jalan Raya Cisauk–Legok, Jalan Lingkar Selatan Kranggan, Jalan Puspiptek Kademangan, dan Kawasan Viktor Babakan.

Saat melakukan patroli, pihak kepolisian menemukan mereka sedang nongkrong. Namun, saat dihampiri ternyata keempat anak tersebut sedang membuat senjata tajam yang diduga untuk tawuran.

“Mendapati sejumlah remaja tengah menggerinda pelat besi yang diduga akan dijadikan senjata tajam untuk tawuran. Pada saat tiba dilokasi personel bergerak cepat dengan mengamankan para remaja,” ungkap Dhady.

Dari pengamanan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, termasuk satu lembar pelat besi, satu buah gerinda, dan enam bilah senjata tajam dalam berbagai bentuk.

Keempat Anak Dapat Pembinaan

Dalam pengakuannya, keempat anak tersebut mengatakan kepada polisi bahwa mereka baru pertama kali melakukan tindakan tersebut, dan pelat besi yang digunakan ditemukan secara tidak sengaja.

Baca Juga:  Terjadi Penembakan Massal di Sekolah Kanada, 10 Orang Tewas termasuk Pelaku

Polisi pun mengamankan mereka dan memanggil orang tua serta pihak sekolah untuk dilakukan pembinaan.

“Pengakuan mereka baru pertama kali, katanya pelat besi tersebut boleh nemu. Kami panggil orang tuanya juga pihak sekolah untuk dilakukan pembinaan oleh orang tua dan sekolah,” jelas Dhady.

(AKM/NID/RAD)

Trending