Connect with us

Viral

Viral! Warga di Tangerang Shock Beli Pertamax Isinya Dicampur Air

Motor warga Tangerang rusak usai isi Pertamax di SPBU Kebon Nanas. Pelapor sebut bensin tercampur air, sementara pihak SPBU membantah adanya campuran.

Logompn

Published

on

Viral! warga di tangerang shock beli pertamax isinya dicampur air
Viral! Warga di Tangerang Shock Beli Pertamax Isinya Dicampur Air. Gambar : Kolase Tangkapan Layar Instagram/@abouttng_official

Banten, MPN Indonesia 18 September 2025 - Seorang warga Kota Tangerang mengalami kerusakan motor usai mengisi bahan bakar jenis Pertamax yang diduga tercampur air di SPBU Pertamina Kebon Nanas, Cikokol.

Peristiwa di daerah ini viral setelah diceritakan oleh anak dari pengendara motor yang mengalami kejadian tersebut. Ia tidak ingin identitasnya dipublikasikan.

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula saat sang ibu hendak mengisi bensin di SPBU swasta.

Namun, karena banyak SPBU swasta mengalami kekosongan BBM, ia memutuskan untuk mengisi di SPBU Pertamina Kebon Nanas.

Setelah pengisian, motor yang dipakai mogok di tengah jalan dan tidak bisa distarter meski kondisinya masih tergolong baru.

“Pas ibu berangkat kerja, di tengah jalan motornya mati dan gak bisa distarter, padahal motornya masih baru. Akhirnya motor saya bawa ke bengkel,” ujar pelapor kepada Botang, sebagaimana dikutip MPN Indonesia melalui unggahan Instagram @abouttng_official, Kamis (18/9).

Pemeriksaan Motor

Motor kemudian dibawa ke bengkel untuk diperiksa secara menyeluruh, termasuk sensor TPS, fuel pump, hingga penggantian injektor. Namun, kerusakan tidak kunjung terselesaikan.

“Terakhir baru dicek bensinnya. Pas disedot ke botol, yang keluar 50% air dan 50% bensin. Jadi ketahuan tuh kenapa pas digas selalu mati sampai akhirnya gak bisa nyala,” jelasnya.

Tanggapan SPBU Kebon Nanas

Usai kejadian, ibu pelapor sempat mendatangi pengelola SPBU Pertamina Kebon Nanas. Pihak SPBU menyatakan tidak ada campuran air dalam Pertamax yang mereka jual.

Meski begitu, pelapor menegaskan bahwa kejadian yang dialami berbeda dengan pernyataan SPBU.

Baca Juga:  Sejumlah Rumah Hancur usai Terjadi Ledakan Misterius di Pondok Cabe Tangsel, 7 Orang Luka-luka

Ia mengaku kecewa karena belum ada bentuk pertanggungjawaban, sementara ia dan ibunya harus mengganti beberapa komponen motor akibat kerusakan tersebut.

Konfirmasi Lebih Lanjut

MPN Indonesia telah menghubungi pihak SPBU Pertamina Kebon Nanas untuk meminta konfirmasi.

Namun, hingga berita ini ditulis, keduanya belum memberikan jawaban resmi.

(AKM/NID/RAD)

Trending