Connect with us

Viral

Diduga Korsleting Listrik, 400 Rumah Hangus Terbakar di Tamansari Jakbar

Kebakaran rumah yang terjadi di Jalan Tangki, Gang Langgar 1, RT 04 RW 06, Kelurahan Tangki, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat menghanguskan sekitar 400 unit rumah.

Logompn

Published

on

Diduga korsleting listrik, 400 rumah hangus terbakar di tamansari jakbar
Diduga Korsleting Listrik, 400 Rumah Hangus Terbakar di Tamansari Jakbar | Gambar: Kolase Tangkapan Layar Instagram/@humasjakfire

MPN Indonesia 29 September 2025 - Kebakaran rumah terjadi di Jalan Tangki, Gang Langgar 1, RT 04 RW 06, Kelurahan Tangki, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, pada Minggu (28/9).

Kebakaran ini menghanguskan sekitar 400 unit di permukiman padat penduduk dan berdampak pada lebih dari seribu warga yang kehilangan tempat tinggal.

Pemadaman Libatkan 120 Personel dan 24 Unit Mobil Damkar

Video yang diunggah oleh Instagram Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) dengan nama akun @humasjakfire menunjukkan asap hitam pekat membubung tinggi dari sejumlah bangunan dua lantai yang ludes terbakar.

Operasi pemadaman dimulai pada pukul 10.11 WIB dan pada pukul 11.00 WIB pihak Dinas Gulkarmat menyatakan lokalisir perambatan api telah berhasil dilakukan.

Namun, kondisi angin yang cukup kencang menyebabkan api sempat kembali menyala.

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat, Syarifudin menyatakan bahwa api yang berkobar hebat baru berhasil dipadamkan pada pukul 23.09 WIB, Minggu (28/9).

Pihak Gulkarmat pun mengerahkan sebanyak 24 unit mobil pemadam dan 120 personel untuk menangani insiden kebakaran tersebut.

“Api berkobar hebat di permukiman padat penduduk ini. Sebanyak 24 unit mobil pemadam dengan 120 personel dikerahkan ke lokasi,” ujar Syarifudin dikutip MPN Indonesia dari laman berita resmi milik Pemprov Jakarta, Senin (29/9).

1.268 Jiwa Dilaporkan Kehilangan Tempat Tinggal

Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD Jakarta, Mohamad Yohan menyampaikan bahwa kebakaran yang melalap lahan dengan luas sekitar 10.406 meter persegi ini berdampak pada 319 kepala keluarga dengan 1.268 jiwa terpaksa kehilangan tempat tinggal.

Baca Juga:  Stasiun JIS bakal Beroperasi Juni 2026

Dari kejadian ini, estimasi kerugian disebut mencapai lebih dari Rp35 miliar.

Selain itu, pihak BPBD Jakarta telah menyalurkan bantuan logistik sejak malam kejadian untuk para korban terdampak.

Bantuan yang disalurkan meliputi air mineral, paket sandang sebanyak, perlengkapan anak-anak, serta makanan siap saji dan kebutuhan dasar lainnya.

Sementara itu, dua unit tenda dari BPBD telah disiapkan untuk pendirian, namun pelaksanaannya masih menunggu persetujuan dari Dinas Gulkarmat.

Warga Mengungsi di Dua Lokasi

Saat ini, warga yang terdampak menempati dua lokasi pengungsian, yaitu Masjid Al-Muhajirin dan Kantor Kelurahan Tangki. Sebagian warga lainnya mengungsi ke rumah saudara atau tetangga terdekat.

BPBD Jakarta bersama Dinas Sosial dan aparat kelurahan terus melakukan pemantauan serta pendampingan di lapangan untuk memastikan seluruh kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi.

Upaya koordinasi lintas instansi juga dilakukan agar proses penanganan pascabencana dapat berlangsung optimal.

“Kami terus melakukan koordinasi kepada pihak-pihak terkait hingga nantinya seluruh penanganan pascakebakaran ini berjalan dengan baik,” ujar Yohan.

(AKM/NID/RAD)

Trending