Berita
Kemang Dinobatkan jadi Lingkungan Terkeren di Dunia, Netizen: Kok Bisa Padahal Sering Banjir
Kawasan Kemang, Jakarta, masuk daftar 30 lingkungan terkeren dunia versi Time Out. Peringkat ke-28, ungguli banyak kota besar dunia.
MPN Indonesia 2 Oktober 2025 - Kawasan Kemang, Jakarta, resmi masuk dalam daftar 30 lingkungan terkeren di dunia versi Time Out pada Selasa (24/9).
Dalam laporannya, Time Out menjelaskan bahwa penilaian tidak hanya didasarkan pada estetika, tetapi juga mencakup seni, budaya, kuliner terjangkau, kehidupan malam, komunitas, kelayakhunian, serta daya tarik kawasan yang terus berkembang.
Kemang disebut memiliki nuansa bohemian dengan galeri seni, butik desain, serta toko kreatif yang tersebar di sekitarnya.
Aktivitas malam, terutama di Jalan Kemang Raya dan Jalan Bangka, juga menjadi daya tarik berkat jajanan kaki lima yang ramai.
Berbeda dengan kawasan SCBD yang dikenal dengan hiburan malam berkelas, Kemang menawarkan suasana lebih sederhana dan akrab melalui bar dan speakeasy.
Aktivitas Populer di Kemang
Kemang juga dikenal sebagai tempat berkumpulnya komunitas kreatif.
Time Out menyoroti suasana santai dengan deretan galeri seni, butik indie, dan kuliner jalanan yang hidup pada malam hari.
Warga dan wisatawan bisa memulai hari dengan menikmati kopi di Toko Kopi Tuku, lalu mengunjungi galeri seni dan pusat seni kontemporer seperti Dia.lo.gue.
Untuk berbelanja, tersedia pilihan butik modern seperti Cayenne Home, The Papilion, dan Elements Concept.
Menjelang malam, kawasan ini semakin ramai dengan jajanan kaki lima, koktail khas di Barchi, hingga hiburan musik live di 1920 Lounge & Bar.
Daftar Kawasan Terkeren Dunia 2025
Berikut 30 kawasan terkeren dunia versi Time Out tahun 2025:
- Jimbōchō, Tokyo, Jepang
- Borgerhout, Antwerpen, Belgia
- Barra Funda, São Paulo, Brasil
- Camberwell, London, Inggris
- Avondale, Chicago, Amerika Serikat
- Mullae-dong, Seoul, Korea Selatan
- Ménilmontant, Paris, Prancis
- Nakatsu, Osaka, Jepang
- Vallila, Helsinki, Finlandia
- Labone, Accra, Ghana
- Nguyen Thai Binh, Ho Chi Minh, Vietnam
- Anjos, Lisbon, Portugal
- Digbeth, Birmingham, Inggris
- Red Hook, New York, Amerika Serikat
- Perpetuo Soccoro, Medellín, Kolombia
- Burwood, Sydney, Australia
- Linden, Johannesburg, Afrika Selatan
- Former French Concession, Shanghai, China
- Quartieri Spagnoli, Napoli, Italia
- Bencoolen, Singapura
- Endoume, Marseille, Prancis
- Plateau-Mont-Royal, Montréal, Kanada
- The Liberties, Dublin, Irlandia
- North Melbourne, Melbourne, Australia
- Portales, Meksiko
- Davenport, Toronto, Kanada
- Little River, Miami, Amerika Serikat
- Kemang, Jakarta, Indonesia
- Botafofo, Rio de Janeiro, Brasil
- Sheung Wan, Hong Kong
Kemang menempati posisi ke-28 dan menjadi satu-satunya kawasan di Indonesia yang masuk daftar tersebut.
Reaksi Publik
Penempatan Kemang dalam daftar ini menimbulkan beragam reaksi di media sosial.
Sebagian warganet mempertanyakan predikat tersebut karena kawasan ini masih sering dilanda banjir.
“Keren doang tapi banjir,” tulis akun @wasgitel****.
“Kok bisa?? Padahal banjir mulu,” timpal akun @tfr***.
“Banjir kok keren😭,” tambah akun @mpi_edo****.
Meski menuai kritik, Time Out menilai Kemang tetap memiliki karakter kreatif, artistik, serta suasana komunitas yang hidup.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
