Connect with us

Otomotif

Mesin Mobil Berisik? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Simak, ini penyebab dan cara mengatasi suara mesin mobil yang berisik saat digas!

Logompn

Published

on

Mesin mobil berisik kenali penyebab dan cara mengatasinya!
Mesin Mobil Berisik Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya! | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 3 Oktober 2025 - Suara mesin mobil yang kasar saat digas merupakan masalah umum yang kerap dialami oleh pemilik kendaraan, terutama ketika suara tersebut terdengar seperti gerungan, dentuman, atau gesekan logam.

Suara ini dapat muncul saat mobil mulai dijalankan atau ketika pedal gas diinjak dan menjadi tanda adanya gangguan pada sejumlah komponen mesin.

Masalah suara mesin mobil kasar saat digas dapat disebabkan oleh berbagai sumber, termasuk kompresor AC, oli mesin, sabuk atau belt kendaraan, bearing, hingga celah katup.

Untuk itu, penting bagi pemilik kendaraan untuk mengetahui penyebab mesin mobil berisik atau kasar agar dapat segera melakukan penanganan yang tepat!

Penyebab Mesin Mobil Berisik

Mengutip informasi dari laman resmi Auto 2000, terdapat beberapa komponen umum yang menjadi penyebab mesin mobil mengeluarkan suara kasar saat dijalankan. Berikut adalah penjelasannya.

1. Kompresor AC Kekurangan Oli

Kompresor AC yang bermasalah bisa menyebabkan mobil mengeluarkan suara kasar atau berdengung saat mesin dinyalakan atau saat AC aktif.

Masalah ini umumnya disebabkan karena oli pelumas yang kurang atau bisa jadi karena oli jarang diganti sehingga kotorannya menyumbat sistem pendingin.

2. Turunnya Kualitas Oli

Selain oli kompresor, oli mesin yang sudah menurun kualitasnya juga bisa jadi penyebab mesin mobil berisik saat digas.

Ini terjadi karena oli yang sudah menghitam, encer, atau jumlahnya menipis akan menyebabkan gesekan antarkomponen logam di dalam mesin yang bisa menimbulkan suara kasar, gemeretak, hingga ketukan keras.

Baca Juga:  5 Masalah Umum Mobil setelah Perjalanan Jauh

Oleh karena itu, pastikan untuk melakukan pemeriksaan dan penggantian oli secara berkala untuk menjaga sistem pengolian tetap optimal.

3. Sabuk yang Longgar atau Retak

Sabuk atau tali kipas yang menghubungkan berbagai komponen seperti alternator dan kompresor AC bisa menimbulkan suara decitan jika dalam kondisi longgar, aus, atau terkena kotoran.

Belt yang mengering akibat debu juga dapat bergeser dari posisi idealnya dan mengganggu putaran mesin sehingga menimbulkan suara mesin mobil yang kasar saat digas.

4. Kerusakan pada Bearing

Komponen bearing, seperti pada alternator, tensioner, idler, dan kompresor, dapat menimbulkan suara berdengung atau kasar saat RPM mesin meningkat.

Namun, untuk masalah pada bearing sulit dideteksi tanpa bantuan teknisi karena letaknya tersembunyi dan jenisnya beragam.

5. Celah Katup yang Tidak Sesuai

Celah katup yang terlalu rapat atau longgar (idealnya sekitar 0,2–0,3 mm) menyebabkan batang katup bersentuhan tidak sempurna dengan rocker arm.

Kondisi ini bisa menimbulkan suara ketukan logam akibat celah yang tidak sesuai. Akhirnya timbul suara “tek-tek” ritmis dari bagian atas mesin.

Tips Atasi Mesin Mobil Berisik

Untuk mencegah terjadinya suara kasar pada mesin, ada beberapa tips dan trik otomotif berupa langkah perawatan yang dapat dilakukan secara berkala.

Hal paling sederhana yang dapat dilakukan ialah dengan memastikan oli tidak berubah warna menjadi hitam pekat atau volumenya menurun. Selain itu, pastikan juga untuk selalu mengganti oli sesuai jadwal yang dianjurkan pabrikan.

Jika suara berisik berasal dari kompresor, maka perlu dilakukan pengisian ulang oli kompresor dan pembersihan sistem AC yang dapat dilakukan oleh teknisi di bengkel.

Selain dua langkah di atas, berikut adalah beberapa tips untuk mengatasi mesin mobil berisik:

Baca Juga:  Apakah Aki Kering Bisa Dicas? Simak Panduan Lengkapnya!

1. Periksa Sabuk Kendaraan

Lakukan pemeriksaan visual terhadap belt untuk memastikan tidak ada retakan atau keausan. Jika terdapat sabuk yang rusak atau longgar, pastikan untuk segera diganti.

2. Periksa Bearing oleh Teknisi

Karena letak bearing sulit dijangkau, pemeriksaan oleh teknisi profesional diperlukan untuk memastikan komponen ini masih berfungsi baik.

3. Penyetelan Celah Katup

Penyesuaian celah katup harus dilakukan secara berkala oleh mekanik, terutama untuk kendaraan dengan penggunaan intensif atau jarak tempuh tinggi.

Namun, jika suara kasar pada mesin tidak hilang setelah perawatan dasar, kamu bisa melakukan pemeriksaan di bengkel resmi karena biasanya teknisi mereka memiliki alat mumpuni untuk memeriksa sistem kendaraan secara menyeluruh.

Dengan alat dan keahlian yang dimiliki, mereka dapat mengidentifikasi sumber suara yang jadi biang kerok berisik pada mesin mobil secara tepat.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending