Kriminal
Guru di Yahukimo Dibunuh KKB saat Tanam Pohon Bersama Siswa
Seorang guru perempuan di Sekolah Jhon D. Wilson Holuwon, Yahukimo, Papua Pegunungan, tewas setelah diserang oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).
Papua, MPN Indonesia 13 Oktober 2025 - Seorang guru perempuan bernama Melani Wamea (31), tenaga pendidik di Sekolah Jhon D. Wilson Holuwon, Yahukimo, Papua Pegunungan, tewas setelah diserang oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).
Insiden terjadi pada Jumat (10/10) di Kampung Holuwon, Distrik Holuwon, Kabupaten Yahukimo saat korban tengah mengikuti kegiatan penanaman pohon bersama siswa dan rekan-rekan guru.
Kronologi Kejadian
Kejadian bermula saat rombongan guru dan siswa menuju area perbukitan sekitar 30 menit dari sekolah untuk menanam pohon.
Setibanya di lokasi, seorang siswa melihat dua orang tak dikenal membawa parang dan panah di bawah bukit, diduga hendak memalang jalan.
Salah satu saksi kemudian menuruni bukit untuk memastikan, namun mendengar suara rintihan dan teriakan minta tolong dari arah bawah bukit.
“Saksi kemudian menuruni bukit untuk memastikan informasi tersebut. Namun, di tengah perjalanan, saksi mendengar suara rintihan dan teriakan minta tolong dari arah bawah bukit,” ujar Kapolres Yahukimo, AKBP Zet Saalino saat dikonfirmasi wartawan pada Sabtu (11/10).
Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi kritis dengan luka tusukan di tubuhnya. Saksi pun sempet memberikan pertolongan pertama dan dibawa keluar dari lokasi kejadian.
“Saksi segera melakukan pertolongan pertama dan mencari bantuan agar korban dapat dievakuasi,” ujar AKBP Zet.
Korban langsung dievakuasi menggunakan pesawat MAF dari Distrik Holuwon ke Wamena, lalu diterbangkan ke Jayapura. Namun, nyawa korban tak tertolong usai dinyatakan meninggal begitu tiba di RS Bhayangkara sekitar pukul 16.20 WIT.
Pelaku Masih Diburu Kepolisian
Usai menerima laporan, aparat dari Polres Yahukimo telah menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan terhadap kasus ini.
“Satreskrim Polres Yahukimo telah melakukan monitoring dan pengumpulan keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan tim identifikasi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” kata AKBP Zet.
Ia juga menyampaikan bahwa tiga guru lainnya selamat dalam insiden ini, namun mengalami trauma mendalam.
“Kepolisian akan melakukan langkah hukum tegas untuk mengungkap serta menangkap para pelaku. Kami sangat berduka atas gugurnya salah satu tenaga pendidik yang mengabdi di pedalaman Yahukimo,” ucapnya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
