Connect with us

Kriminal

Geger! Kakek 80 Tahun Cabuli Kakek 70 Tahun di Tasikmalaya, Korban Diduga Dihipnotis

Seorang kakek berusia 80 tahun di Ciamis ditangkap warga Tasikmalaya setelah diduga mencabuli pria lanjut usia. Polisi masih menyelidiki motif dan kondisi korban.

Logompn

Published

on

Geger! kakek 80 tahun cabuli kakek 70 tahun di tasikmalaya, korban diduga dihipnotis
Ilustrasi Pelecehan Terhadap Laki-laki. Gambar : Ilustrasi Canva

Jawa Barat, MPN Indonesia 11 Oktober 2025 - Seorang pria lanjut usia berinisial OL (80), warga Kabupaten Ciamis, ditangkap aparat kepolisian setelah diduga melakukan tindakan pencabulan terhadap seorang kakek berusia 70 tahun berinisial IY di Kelurahan Sukamanah, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Peristiwa ini terjadi pada Rabu (8/10) sekitar pukul 11.00 WIB dan sempat menggegerkan warga sekitar.

Kronologi Penangkapan

Kasus kriminal ini bermula dari keresahan warga Kampung Babakan Kalangsari terhadap OL yang sering berkeliling dengan modus menawarkan jasa pijat kepada pria lanjut usia.

Warga mencatat, OL beberapa kali menunjukkan perilaku mencurigakan, seperti mencium atau meraba pria lansia di lingkungan tersebut.

Pada hari kejadian, sejumlah warga melihat OL kembali memasuki kampung dan masuk ke rumah IY.

Ketua RW setempat, Engkur Kurniawan, mengatakan bahwa warga awalnya mencurigai gerak-gerik OL setelah mendapat laporan dari beberapa ibu-ibu.

“Jadi keungkapannya diikuti oleh warga. Setelah itu, saudara Dodi dapat laporan dari ibu-ibu, tuh itu mengikuti korban, masuk ke rumah,” ujar Engkur kepada wartawan di lokasi kejadian, Rabu (8/10).

Warga kemudian memastikan keberadaan OL. Namun, saat mereka tiba di rumah korban, pintu dalam keadaan terkunci.

Setelah tidak mendapat jawaban dari dalam, warga membuka paksa pintu rumah tersebut.

“Dibuka paksa ternyata ada di dalam, sedang melakukan. Korban sudah tidak pakai baju,” kata Engkur.

Kondisi Saat Penggerebekan

Saat digerebek, warga mendapati OL dan IY dalam keadaan tanpa busana.

Menurut Engkur, korban terlihat berbaring dan tidak melakukan perlawanan.

Baca Juga:  Jawaban Polres Pemalang soal Wanita Korban Penipuan Curhat ke Damkar karena Laporannya Ditolak

Warga menduga OL menggunakan metode tertentu agar korban tidak sadar dengan apa yang terjadi.

“Dugaan ada hipnotis dulu. Kalau enggak dihipnotis, korban mungkin berontak meskipun sudah tua,” ungkap Engkur.

Sementara itu, Dedi, pengurus RW lainnya, menyebut OL sering berulah dengan mencium dan meraba warga pria lanjut usia yang ditemuinya.

Sejumlah warga juga mengaku pernah melihat OL mendekati beberapa pria lansia di wilayah tersebut.

Tindakan Warga dan Penyerahan ke Polisi

Setelah keduanya ditemukan dalam kondisi tidak berpakaian, warga langsung menarik OL keluar dari rumah dan sempat menghakiminya.

Meski menjadi sasaran amukan massa, OL tidak melakukan perlawanan.

“Ketangkap basah sama warga, langsung digebukin. Tapi dia diam saja, enggak melawan,” jelas Engkur.

Pihak RW kemudian segera mengamankan OL dan menyerahkannya ke aparat kepolisian untuk mencegah situasi semakin memanas.

Pernyataan Keluarga Korban

US, anak dari IY, mengatakan bahwa ayahnya tinggal bersama sang istri yang sedang sakit dan memiliki gangguan pendengaran.

Ia menduga ayahnya tidak sepenuhnya memahami situasi yang terjadi.

“Menurut keterangan bapak, dia pulang dari sawah. Lalu katanya datang pelaku menawarkan pijat, mungkin dia ingin dipijat. Tapi mungkin si pelaku malah berbuat yang lain-lain,” tutur US.

US juga menjelaskan bahwa dirinya tidak tinggal satu rumah dengan orang tuanya, sehingga tidak mengetahui langsung kejadian tersebut.

Langkah Kepolisian

Kasi Humas Polres Tasikmalaya Kota, Iptu Jajang Kurniawan, membenarkan bahwa pelaku telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan.

“Terduga pelaku sudah langsung kami amankan ke Mapolres Tasikmalaya Kota. Langsung ditangani oleh Satreskrim,” ujar Iptu Jajang.

Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama Tim Identifikasi Satreskrim, Samapta, dan personel TNI dari Polsek Indihiang.

Baca Juga:  Tebing di Bondongan Bogor Longsor, 12 Rumah Terdampak

Penyidik masih mendalami motif tindakan pelaku serta kondisi psikologis korban setelah kejadian.

Informasi Tambahan dari Warga

Beberapa warga menyebut OL sudah kerap terlihat di wilayah tersebut selama lebih dari satu bulan terakhir.

Ia dikenal sering datang seminggu sekali dengan menawarkan jasa pijat kepada pria lanjut usia.

Sejumlah warga bahkan mengaku pernah menjadi sasaran tindakan tak pantas dari OL sebelum akhirnya tertangkap tangan dalam kejadian kali ini.

(AKM/NID/RAD)

Trending