Connect with us

Viral

Berakhir Damai, Andra Soni Undang Kepsek dan Siswa SMAN 1 Cimarga Buat Makan Siang

Andra Soni fasilitasi pertemuan antara Kepsek dan siswa SMAN 1 Cimarga menyusul insiden penamparan setelah kepsek mendapati muridnya merokok di belakang sekolah.

Logompn

Published

on

Andra soni undang makan siang kepsek dan siswa sman 1 cimarga, akhiri konflik dengan damai
Andra Soni Undang Makan Siang Kepsek dan Siswa SMAN 1 Cimarga, Akhiri Konflik dengan Damai | Gambar: Instagram/@pemprov.banten

Banten, MPN Indonesia 17 Oktober 2025 - Gubernur Banten, Andra Soni, memfasilitasi pertemuan antara Kepala SMAN 1 Cimarga, Dini Fitria, dan siswa bernama Indra di ruang kerja gubernur di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Rabu (15/10).

Pertemuan ini digelar menyusul insiden penamparan oleh Dini setelah mendapati Indra merokok di belakang sekolah.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak menyampaikan permintaan maaf dan menyatakan sepakat untuk menyelesaikan permasalahan secara damai.

“Hari ini kami sudah mempertemukan Kepala Sekolah SMAN 1 Cimarga, Ibu Dini Fitria dengan Indra Lutfiana Putra, yaitu siswa yang sebelumnya sempat ada selisih di antara keduanya,” tulis Andra di unggahan Instagram @andrasoni12, dikutip MPN Indonesia pada Jumat (17/10).

Status Nonaktif Dicabut

Dalam momen pertemuan itu, Andra menyampaikan bahwa Dini Fitria akan kembali aktif menjabat sebagai kepala sekolah.

Keputusan ini diambil setelah kedua belah pihak menyatakan sepakat untuk berdamai dan melanjutkan proses pembelajaran dalam suasana kondusif.

“Hasil pertemuan tadi, Alhamdulillah keduanya sepakat untuk saling memaafkan. Dengan demikian Ibu Dini akan segera kembali aktif sebagai kepala sekolah, karena kegiatan belajar mengajar (KBM) sudah berjalan normal,” ujar Andra.

Sementara itu, Dini dalam kesempatan yang sama, mengakui bahwa tindakan menegur dengan cara menampar merupakan bentuk kekhilafan dan tidak dilakukan dengan maksud menyakiti siswa.

“Tidak ada guru yang ingin mengenai muridnya. Hari itu terjadi begitu saja, refleks. Bagaimanapun, seorang guru kepada muridnya itu adalah bentuk kasih sayang,” ujar Dini.

(AKM/NID/RAD)

Baca Juga:  Pengendara di Pasuruan yang Kena E-Tilang karena Gonceng Pocong Ternyata Hoaks, Itu Bayangan!

Trending