Connect with us

Berita

Jadi Pusat Kreatif Seniman, Pramono Usul IKJ Direlokasi ke Kota Tua

Pramono Anung mengusulkan relokasi Institut Kesenian Jakarta (IKJ) ke kawasan Kota Tua, Jakarta Barat.

Logompn

Published

on

Pramono usul ikj direlokasi ke kota tua
Pramono Usul IKJ Direlokasi ke Kota Tua | Gambar: Instagram/@pramonoanungw

MPN Indonesia 20 Oktober 2025 - Gubernur Jakarta Pramono Anung mengusulkan relokasi Institut Kesenian Jakarta (IKJ) ke kawasan Kota Tua, Jakarta Barat.

Usulan ini disampaikan saat ia meninjau kawasan dan pengembangan Transit Oriented Development (TOD) Kota Tua bersama Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani.

“Kami akan mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk memindahkan IKJ ke tempat ini (Kota Tua),” ujar Pramono di hadapan awak media, Sabtu (18/10).

Kota Tua Didorong jadi Pusat Seni

Relokasi IKJ bertujuan menghidupkan kembali kawasan Kota Tua sebagai pusat seni, budaya, dan pariwisata.

Menurut Pramono, kawasan bersejarah seperti Kota Tua memerlukan banyak talenta seniman yang bisa langsung beraktivitas di tempat tersebut.

Ia meyakini bahwa relokasi IKJ akan membuka ruang kreativitas yang lebih luas dan lebar.

“Secara prinsip kenapa IKJ kita pindahkan, karena tempat yang heritage seperti ini memerlukan banyak talenta seniman yang secara langsung bisa berpanggung di sini. Saya yakin ruang kreativitasnya akan lebih baik, lebih lebar, lebih luas,” ujarnya.

Sinkronisasi dengan Proyek MRT

Rencana relokasi IKJ juga diselaraskan dengan pembangunan infrastruktur transportasi massal, termasuk proyek MRT yang ditargetkan selesai hingga kawasan Kota Tua.

Pramono menjelaskan bahwa bagian atas MRT akan rampung pada 2027, termasuk pembenahan seluruh akses jalan di sekitarnya.

“Yang penting sebelum IKJ pindah, tempatnya akan kami persiapkan. Rencananya di tahun 2027 itu MRT yang di atas, tadi yang masih dibangun sampai dengan Kota sebenarnya sudah bersih, termasuk jalan-jalannya,” ujarnya.

Untuk mempercepat proses penataan, pemerintah daerah bersama pemerintah pusat akan membentuk satuan tugas (task force) yang akan mendetailkan pembagian tanggung jawab antarinstansi.

Baca Juga:  Masjid Istiqlal Berikan Layanan Hotel Gratis bagi Musafir di Bulan Ramadan 2025

“Task force ini mendetailkan apa yang jadi tanggung jawab pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan space yang akan dibuka untuk swasta,” kata Pramono.

Pemprov Jakarta menargetkan perbaikan sarana dan prasarana akan dimulai pada awal 2026, sementara revitalisasi Kota Tua akan dirampungkan menjelang perayaan 500 tahun Jakarta pada 2027.

(AKM/NID/RAD)

Trending