Lifestyle
Sakit Kepala Hebat Tiba-tiba? Waspada, Itu Bisa Jadi Ciri Aneurisma Otak Seperti yang Diderita Kim Kardashian
Kim Kardashian mengungkapkan dirinya menderita aneurisma otak. Ahli menjelaskan gejala, faktor risiko, dan cara deteksi penyakit yang berpotensi fatal ini.
MPN Indonesia 30 Oktober 2025 - Menjelang ulang tahunnya yang ke-45 dan peluncuran musim ke-7 serial The Kardashians, Kim Kardashian mengungkapkan bahwa dirinya didiagnosis menderita aneurisma otak.
Kabar ini disampaikan dalam episode perdana serial tersebut, yang menayangkan rekaman dirinya menjalani pemindaian MRI.
Kim mengatakan, “Ada seperti, aneurysm kecil.”
Aneurisma otak merupakan kondisi medis serius yang bisa terjadi tanpa gejala awal dan berisiko tinggi jika pecah.
Salah satu tanda khasnya adalah sakit kepala mendadak dan sangat hebat, yang sering digambarkan pasien sebagai sakit kepala terburuk dalam hidup atau seperti disambar petir.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi mengenai tingkat keparahan aneurisma yang dialami Kim maupun langkah medis lanjutan yang akan diambil.
Kasus ini kembali menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap gejala dan risiko penyakit ini.
Apa Itu Aneurisma Otak?
Aneurisma otak adalah tonjolan seperti balon pada dinding pembuluh darah otak akibat melemahnya lapisan pembuluh, disebut juga aneurisma serebral.
Menurut Profesor Anatomi dari Lancaster University, Adam Taylor, aneurisma berpotensi memicu pendarahan otak jika pembuluh darah yang melemah tersebut pecah.
“Otak memiliki sistem pelindung alami bernama blood-brain barrier, yang berfungsi mencegah darah bersentuhan langsung dengan jaringan otak. Saat pembuluh darah di otak melemah atau pecah, sistem ini bisa rusak dan memicu kerusakan saraf serius,” ujar Adam Taylor, dikutip MPN Indonesia dari laman Science Alert, Kamis (30/10).
Ahli anestesi dr. Kunal Sood menambahkan bahwa “bahaya sebenarnya dimulai ketika salah satu aneurisma pecah,” karena bisa menyebabkan pendarahan subaraknoid yang mengancam jiwa.
Siapa yang Berisiko?
Beberapa faktor risiko aneurisma otak meliputi jenis kelamin perempuan (60 persen lebih tinggi dibanding laki-laki), usia 30–60 tahun, riwayat keluarga aneurisma (peluang 11 persen lebih tinggi jika memiliki dua kerabat dekat), tekanan darah tinggi, merokok aktif maupun mantan perokok, kondisi genetik seperti penyakit ginjal polikistik atau sindrom Ehlers-Danlos, peradangan, penggunaan narkoba seperti kokain, dan menurunnya hormon estrogen pasca-menopause.
Gejala dan Deteksi
Mayoritas aneurisma otak tidak menunjukkan gejala hingga ukurannya membesar atau pecah. Jika belum pecah, aneurisma dapat menekan saraf dan menyebabkan gejala neurologis.
Jika pecah, gejala yang muncul antara lain sakit kepala mendadak dan sangat hebat, mual, muntah, gangguan koordinasi, dan penurunan kesadaran.
Menurut dr. Nina Moore dari Cleveland Clinic, “Ketika pembuluh darah di kepala berdarah, risikonya jauh lebih tinggi untuk mengalami masalah yang sangat parah hanya karena otak terkurung dalam ruang yang tetap.”
Aneurisma biasanya terdeteksi melalui pemeriksaan pencitraan seperti MRI, CT scan, atau angiografi CT.
Setelah ditemukan, dokter menilai ukuran aneurisma, lokasi, dan risiko pecah untuk menentukan penanganan.
Penanganan Aneurisma Otak
Untuk aneurisma kecil yang stabil, pemantauan rutin dilakukan.
Sedangkan aneurisma besar atau berisiko tinggi biasanya ditangani dengan operasi kliping atau pemasangan coil endovaskular.
Dr. Laura Stein dari Icahn School of Medicine menjelaskan, “Faktor risiko yang paling mudah dijelaskan meliputi predisposisi, tekanan darah tinggi, merokok, dan peradangan.”
Kaitan dengan Stres
Kim Kardashian sempat mengaitkan kondisinya dengan stres berat yang dialaminya.
Meski stres tidak secara langsung menyebabkan aneurisma, tekanan darah yang meningkat akibat stres berpotensi memperburuk pembuluh darah yang sudah lemah.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
