Connect with us

Viral

Tak Diberi Uang Rp5.000, Preman di Pasar Jombang Ngamuk hingga Nyaris Bacok Pedagang

Seorang preman mengamuk di Pasar Jombang, Ciputat, setelah tak diberi Rp5.000 oleh pedagang ayam. Pelaku sempat mengayunkan golok sebelum kabur dari lokasi.

Logompn

Published

on

Tak diberi uang rp5.000, preman di pasar jombang ngamuk hingga nyaris bacok pedagang
Tak Diberi Uang Rp5.000, Preman di Pasar Jombang Ngamuk hingga Nyaris Bacok Pedagang. Gambar : Kolase Tangkapan Layar Instagram/@tangsel.info

Banten, MPN Indonesia 30 Oktober 2025 - Seorang preman mengamuk di Pasar Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, pada Rabu pagi (29/10).

Insiden terjadi setelah pelaku tidak diberi uang Rp5.000 oleh seorang pedagang ayam.

Peristiwa di daerah ini berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB, ketika pelaku yang dikenal sering meminta uang secara paksa kepada pedagang tiba-tiba marah dan merusak dagangan korban.

Ia melempar barang-barang seperti tempe dan ayam potong sebelum mengambil golok dan menyerang pedagang ayam.

“Korban posisinya lagi duduk terus dia jatoh. Terus dibacok tapi enggak kena, kenanya ember,” ujar Agus, salah satu pedagang ayam saat memberikan keterangan kepada wartawan di lokasi kejadian, Rabu (29/10).

Korban berhasil diselamatkan warga ke dalam kios, sementara pelaku melarikan diri dan meninggalkan golok di lokasi kejadian.

Polisi dari Polsek Ciputat Timur telah menerima laporan resmi dan kini tengah memburu pelaku.

Pelaku Diketahui Residivis dan Sering Memalak Pedagang

Menurut keterangan sejumlah pedagang, pelaku merupakan residivis yang baru tiga hari keluar dari penjara karena kasus serupa.

“Iya, baru tiga hari bebas. Dulu kasusnya sama, preman juga, tapi waktu itu di konter,” jelas Agus.

Pelaku diketahui sering memalak pedagang dengan nominal antara Rp5.000 hingga Rp10.000. Jika permintaannya ditolak, ia kerap mengamuk dan merusak dagangan.

Pedagang lain, Siska (nama samaran), mengaku pernah memilih memberikan uang demi menghindari keributan.

“Pernah enggak ngasih, terus dia ngamuk. Saya sih malas ribut, jadi saya kasih aja Rp5.000,” ungkapnya.

Agus menambahkan bahwa pelaku sering melakukan hal serupa terhadap pedagang lain.

Baca Juga:  Sebanyak 393 Calon Jemaah Haji asal Tangerang Selatan Diberangkatkan ke Tanah Suci

“Sering banget. Sama saya juga pernah dimintain. Kalau enggak dikasih, dia ngamuk,” katanya.

Suasana Pasar Sempat Ricuh dan Panik

Aksi pelaku membuat suasana pasar menjadi kacau. Banyak pedagang dan pembeli berlarian setelah melihat pelaku membawa senjata tajam.

“Pas lagi rame-ramenya ada kejadian, jadinya sepi. Pada panik semuanya, pembeli sama pedagang, pada lindungin diri di dalam. Soalnya pelaku bawa sajam jadi pada takut,” tutur Agus.

Kapolsek Ciputat Timur, Komisaris Bambang Askar Sodiq menyampaikan bahwa korban sudah membuat laporan resmi dan pihaknya tengah melakukan penyelidikan.

“Korban sudah kami bawa untuk buat laporan polisi,” tegas Bambang.

Ia menambahkan bahwa petugas telah memeriksa lokasi kejadian serta berkoordinasi dengan pengelola pasar dan warga sekitar untuk menjaga keamanan.

Hingga kini, pelaku masih dalam pengejaran Unit Reskrim Polsek Ciputat Timur.

(AKM/NID/RAD)

Trending