Berita
Yusuf Saadudin, Dirut BJB Meninggal Dunia
Dirut bank bjb Yusuf Saadudin meninggal dunia di Bandung. Manajemen dan berbagai pihak menyampaikan ungkapan duka atas wafatnya sosok pemimpin tersebut.
MPN Indonesia 14 November 2025 - Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb), Yusuf Saadudin, meninggal dunia pada Jumat (14/11) pukul 00.29 WIB di Bandung, Jawa Barat.
Kabar duka ini disampaikan oleh Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, Herfinia.
Yusuf Saadudin bin Syahidin wafat di Rumah Sakit Mayapada Bandung. Jenazah disemayamkan di rumah duka di Jalan Gamelan Nomor 4, Bandung.
Seluruh jajaran manajemen, Dewan Komisaris, Direksi, dan karyawan bank bjb menyampaikan belasungkawa atas wafatnya sosok yang dikenal sebagai pemimpin strategis tersebut.
“Kontribusi dan warisan kepemimpinan dalam masa kepemimpinannya, Yusuf Saadudin menjadi figur sentral yang mendorong penguatan struktur permodalan, modernisasi layanan digital, serta peningkatan nilai perusahaan bagi para pemegang saham dan masyarakat Jawa Barat dan Banten,” ujar Herfinia dalam keterangannya kepada awak media.
Riwayat Kepemimpinan dan Kontribusi Yusuf Saadudin
Yusuf Saadudin ditetapkan sebagai Direktur Utama bank bjb pada 13 Maret 2025, setelah sebelumnya menjabat sebagai Direktur Konsumer dan Ritel periode 2024-2025.
Ia lebih dulu menjalankan tugas sebagai pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama sejak 11 Maret 2025, menggantikan Yuddy Renaldi yang mengundurkan diri akibat kasus korupsi.
Pengangkatannya sebagai Dirut bank bjb dikukuhkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Rabu (16/4/2025).
Selama menjabat, Yusuf mendorong percepatan bisnis, memperluas kemitraan strategis, dan meningkatkan kapabilitas perusahaan menghadapi tantangan industri perbankan nasional.
Di bawah kepemimpinannya, bank bjb memperkuat struktur permodalan sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan.
Herfinia memastikan operasional dan proses bisnis bank bjb tetap berjalan normal sesuai prinsip Good Corporate Governance (GCG).
“Kami sangat kehilangan sosok pemimpin yang memberikan kontribusi luar biasa bagi pertumbuhan dan transformasi bank bjb. Integritas, dedikasi, dan nilai-nilai yang beliau tanamkan akan menjadi warisan berharga bagi seluruh insan bank bjb,” tuturnya.
Latar Belakang dan Ungkapan Belasungkawa
Yusuf Saadudin merupakan alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran (Unpad), jurusan Akuntansi, serta lulusan Magister Hukum Ekonomi dan Bisnis.
Ungkapan duka juga disampaikan oleh berbagai pihak, termasuk Universitas Padjadjaran melalui akun resmi Kantor Kemitraan Alumni dan Dana Abadi (KKADA).
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga Allah SWT melapangkan kuburnya, mengampuni dosa-dosanya, menerima amal ibadahnya, dan menempatkannya di tempat terbaik. Semoga kebaikan dan pengabdian beliau terus menjadi amal jariyah,” tulis akun @kantor.alumniunpad.
Kepala BP Rebana, Helmy Yahya, turut menyampaikan belasungkawa.
Ia mengenang Yusuf sebagai sosok yang baik dan menyebut masih sempat bertemu dengannya sepekan sebelum wafat, baik di kantor bank bjb Bandung maupun dalam kunjungan ke bank bjb Jakarta Tower.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
