Connect with us

Berita

Prediksi Jadwal dan Formasi CPNS 2026

Pemerintah masih merampungkan jadwal CPNS 2026. Simak prediksi formasi, syarat, dokumen wajib, serta alur pendaftaran berdasarkan kebijakan terbaru.

Logompn

Published

on

Prediksi jadwal dan formasi cpns 2026
Ilustrasi Pegawai Negeri Sipil. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 17 November 2025 - Pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) masih melakukan koordinasi intensif terkait jadwal seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026.

Hingga pertengahan November 2025, belum ada pengumuman resmi mengenai waktu pendaftaran, jumlah formasi, maupun mekanisme seleksi.

Kepala BKN Zudan, Arif Fakrulloh menyampaikan bahwa pembahasan bersama berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah masih berlangsung.

“Belum (ada prioritas formasi). Semua masih dikoordinasikan oleh berbagai kementerian, lembaga, dan Pemda,” ujar Arif kepada wartawan di Makassar, Senin (3/11).

Berdasarkan Buku Nota Keuangan II Tahun 2026, formasi ASN akan mengikuti kebijakan zero growth dan minus growth, sehingga penerimaan pegawai dilakukan secara efisien dan disesuaikan dengan kebutuhan riil instansi.

Pemerintah juga menargetkan pengisian sisa formasi tahun 2024 yang belum terisi, yaitu lebih dari 600.000 posisi.

Prediksi Jadwal dan Alur Seleksi CPNS 2026

Walaupun jadwal resmi belum dirilis, alur seleksi diperkirakan mengikuti mekanisme sebelumnya dan dilakukan secara daring melalui portal SSCASN BKN.

Tahapan seleksi meliputi:

  1. Pendaftaran daring melalui SSCASN (sscasn.bkn.go.id)
  2. Verifikasi dokumen administrasi
  3. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)
  4. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)

Pelamar wajib menyiapkan dokumen berikut sebelum pendaftaran:

  • KTP elektronik
  • Ijazah
  • Transkrip nilai
  • Pas foto
  • Surat pernyataan

Instansi juga dapat menambahkan syarat teknis sesuai kebutuhan formasi masing-masing.

Formasi dan Kebutuhan CPNS 2026

Pemerintah memprediksi kebutuhan ASN tahun 2026 berkisar 300.000-400.000 formasi dengan prioritas:

  • Tenaga pendidikan
  • Tenaga kesehatan
  • Tenaga teknis
Baca Juga:  Pemerintah Sebut CPNS Khusus Guru bakal Dibuka Tahun Ini

Untuk lulusan SMA/SMK, formasi tetap tersedia di jabatan teknis non-gelar.

Mengacu PP Nomor 5 Tahun 2024, gaji PNS golongan II (lulusan SMA/SMK) berada di kisaran Rp2.184.000-Rp4.125.600, bergantung instansi dan lokasi penempatan.

Beberapa wilayah seperti Papua juga mempertimbangkan formasi khusus dengan alokasi bagi Orang Asli Papua (OAP).

Plt Deputi BKN, Aris Windiyanto berharap rekrutmen tetap dapat dilakukan secara berkala.

“Untuk 2026 kita berharap ada. Kalau bisa setiap tahun ada pengadaan calon ASN, kalau tidak bisa ya dua tahun sekali,” jelas Aris dalam Forum Tematik Bakohumas, Sabtu (11/10).

Syarat Umum CPNS 2026

Mengacu UU ASN Nomor 5 Tahun 2014 serta ketentuan BKN dan KemenPAN-RB, pelamar wajib memenuhi syarat:

  • Warga Negara Indonesia, usia minimal 18 tahun
  • Tidak pernah dipidana penjara 2 tahun atau lebih
  • Tidak pernah diberhentikan tidak hormat dari PNS/TNI/Polri atau pegawai swasta
  • Tidak menjadi anggota/pengurus partai politik
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Kualifikasi pendidikan sesuai formasi
  • Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia

Dokumen wajib:

  • KTP
  • KK
  • Ijazah dan transkrip nilai legalisir
  • Surat lamaran
  • Surat pernyataan
  • SKCK
  • Surat keterangan sehat
  • Pas foto
  • Swafoto dengan KTP dan Kartu Informasi Akun SSCASN

Tahapan Pendaftaran CPNS 2026

Pendaftaran dilakukan melalui SSCASN dengan alur berikut:

  1. Registrasi akun
  2. Pemilihan instansi dan formasi
  3. Unggah dokumen dan verifikasi administrasi
  4. Ujian SKD berbasis Computer Assisted Test (CAT)
  5. Ujian SKB sesuai bidang formasi
  6. Pengumuman hasil akhir dan penetapan NIP

Setiap instansi dapat menetapkan persyaratan tambahan sesuai kebutuhan.

Strategi Menghadapi Seleksi CPNS 2026

Beberapa langkah yang dapat dilakukan peserta:

  • Memantau informasi resmi di bkn.go.id, menpanrb.go.id, dan sscasn.bkn.go.id
  • Menyiapkan dokumen sejak awal
  • Mempelajari pola soal SKD (TWK, TIU, TKP) dan SKB
  • Memilih formasi sesuai latar pendidikan
  • Waspada penipuan, karena seleksi CPNS tidak dipungut biaya
Baca Juga:  Rumah Duka di China Viral, Cari Manajer dengan Gaji Rp4,8 Juta dan Wawancara di Kamar Mayat

Sejumlah instansi daerah, termasuk KPU Kabupaten Jayawijaya, juga menyiapkan formasi CPNS dan PPPK dengan kategori OAP dan non-OAP melalui jalur nasional.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending