Connect with us

Internasional

Rumah Duka di China Viral, Cari Manajer dengan Gaji Rp4,8 Juta dan Wawancara di Kamar Mayat

Proses seleksi kerja di rumah duka China menarik perhatian karena pelamar diwajibkan uji coba di kamar mayat sebelum wawancara. Gaji Rp4,8 juta per bulan.

Logompn

Published

on

Rumah Duka di China Viral, Cari Manajer dengan Gaji 4,8 Juta dan Wawancara di Kamar Mayat
Rumah Duka di China Viral, Cari Manajer dengan Gaji 4,8 Juta dan Wawancara di Kamar Mayat. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 30 Desember 2024 - Peristiwa unik terjadi di China yang melibatkan lowongan kerja untuk posisi manajer kamar mayat di sebuah rumah duka.

Posisi ini menawarkan gaji bulanan sebesar 2.200 yuan (sekitar Rp4,8 juta) dan viral karena proses seleksi yang tidak biasa.

Pelamar diminta untuk melewati uji coba di kamar mayat sebelum melanjutkan ke tahap wawancara.

Proses Seleksi Unik di Rumah Duka China

Proses rekrutmen ini diadakan oleh Rushan Xinmike Human Resources Co., Ltd dan diumumkan secara resmi oleh Biro Sumber Daya Manusia dan Jaminan Sosial Kota Rushan pada Jumat (6/12).

Pada Rabu (11/12), seorang netizen dari Rushan, provinsi Shandong, membagikan pengalaman terkait uji coba yang dilakukan di rumah duka tersebut.

Tahap pertama proses seleksi mengharuskan calon kandidat menghabiskan 10 menit di kamar mayat yang sangat dingin.

Seorang staf dari Rushan Funeral Services Centre menjelaskan bahwa uji coba ini dirancang untuk mengukur ketahanan psikologis pelamar.

“Pekerjaan kami membutuhkan seseorang yang mampu bekerja di lingkungan seperti itu untuk waktu lama,” katanya kepada Eastern Business News.

Selain uji kamar mayat, proses perekrutan mencakup wawancara terstruktur, pemeriksaan latar belakang, tes kesehatan, serta masa percobaan enam bulan.

Pelamar juga diwajibkan membayar biaya ujian sebesar 70 yuan (sekitar Rp155.000).

Syarat dan Ketentuan Lowongan

Untuk memenuhi kriteria sebagai manajer kamar mayat, pelamar harus memenuhi beberapa persyaratan, di antaranya:

  • Memiliki pendaftaran rumah tangga permanen di Rushan.
  • Berjenis kelamin laki-laki, berusia di bawah 45 tahun.
  • Pendidikan minimal lulusan sekolah menengah pertama.
  • Siap bekerja dalam sistem shift 24 jam.
Baca Juga:  Menlu Iran Kunjungi China Jelang Pertemuan Trump dan Xi Jinping di Beijing

Posisi ini ditawarkan dengan kontrak kerja tiga tahun.

Meski gaji pokoknya hanya 2.200 yuan setelah pajak dan asuransi sosial, pelamar juga akan menerima tunjangan tambahan untuk shift malam.

Namun, posisi ini tidak memberikan bian zhi, yaitu jaminan pekerjaan yang stabil dan seumur hidup.

Proses rekrutmen yang melibatkan uji coba di kamar mayat memicu perdebatan di kalangan masyarakat.

Seorang manajer rumah duka dari wilayah barat daya China, bermarga Wang, menyebut metode tersebut tidak etis meskipun mungkin dirancang untuk menguji ketahanan psikologis.

Ia menyarankan agar proses seleksi melibatkan psikotes profesional atau program magang.

Sementara itu, reaksi publik di media sosial cukup beragam. Beberapa pengguna bercanda bahwa tes ini lebih mudah dibandingkan wawancara dengan manusia hidup.

Namun, tidak sedikit yang menyoroti rendahnya gaji untuk posisi tersebut.

“Bukan rasa takut yang menahan Anda, tetapi gaji,” tulis salah satu komentar netizen.

Menurut Zhiyan Consulting, sektor layanan pemakaman di China terus berkembang pesat, dari 169,5 miliar yuan (sekitar US$22 miliar) pada 2015 menjadi 310,2 miliar yuan pada 2022.

Tahun lalu, terdapat lebih dari 4.600 lembaga layanan pemakaman di seluruh negeri, dengan perusahaan swasta memegang pangsa pasar terbesar, yaitu 57,84%.

Meskipun industri ini terus tumbuh, posisi seperti manajer kamar mayat tetap dianggap kurang menarik oleh banyak orang.

Faktor gaji yang rendah dan persyaratan kerja yang berat menjadi alasan utama.

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending