Connect with us

Berita

Ini Tema dan Logo Hari Guru Nasional 2025 yang Dirilis oleh Kemenag

Kemenag meluncurkan tema dan logo Hari Guru Nasional 2025 bertajuk “Merawat Semesta dengan Cinta,” lengkap dengan filosofi logo dan pesan spiritual untuk para pendidik.

Logompn

Published

on

Ini tema dan logo hari guru nasional 2025 yang dirilis oleh kemenag
Ini Tema dan Logo Hari Guru Nasional 2025 yang Dirilis oleh Kemenag. Gambar : Dok. Kemenag

MPN Indonesia 19 November 2025 - Kementerian Agama resmi mengumumkan tema dan logo Hari Guru Nasional (HGN) 2025 pada Rabu (12/11) dalam acara Kick Off HGN 2025 di UIN Syekh Nurjati Cirebon.

Tema yang diusung adalah “Merawat Semesta dengan Cinta”, sebagai refleksi filosofi pendidikan yang berakar pada kesadaran spiritual, ekologis, dan kemanusiaan.

Menteri Agama, Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa tema tersebut menggambarkan peran guru sebagai penjaga keseimbangan antara ilmu dan iman.

“Guru bukan hanya mengisi pikiran, tetapi menumbuhkan kesadaran dan meluruskan jalan berpikir. Dalam pandangan Islam, guru adalah warasatul anbiya, pewaris para nabi,” ujar Nasaruddin dalam keterangannya, dikutip MPN Indonesia dari laman resmi kemenag.go.id, Rabu (19/11).

Sejalan dengan tema itu, Kemenag memperkenalkan tagline “Teachers Day for All” atau “Hari Guru untuk Semua,” yang menegaskan bahwa HGN 2025 dipersembahkan bagi seluruh guru di Indonesia lintas iman dan lembaga.

Makna Tema dan Filosofi Logo HGN 2025

Tema “Merawat Semesta dengan Cinta” mengajak pendidik untuk menanamkan ilmu pengetahuan sekaligus empati dan kepedulian terhadap sesama serta lingkungan.

Dirjen Pendidikan Islam, Amien Suyitno, menegaskan bahwa cinta dalam tema tersebut merujuk pada cinta yang memanusiakan manusia.

“Mengajar dengan cinta adalah kunci membangun peradaban. Itulah makna tema kita tahun ini,” ucap Suyitno.

Logo HGN 2025 mengusung filosofi “Lingkaran Semesta”, dengan sejumlah elemen simbolis:

  • Bentuk dasar lingkaran: melambangkan kesempurnaan ciptaan, kesinambungan kehidupan, dan harmoni semesta.
  • Warna hijau dan biru pada bumi:
    • Hijau: menggambarkan kehidupan, cinta tanah air, dan kepedulian ekologis.
    • Biru: melukiskan keluasan ilmu, kedalaman spiritual, dan kedamaian batin.
  • Simbol tangan berbentuk tunas: merepresentasikan kesadaran ekoteologis, yakni tanggung jawab spiritual manusia dalam menjaga alam, selaras dengan nilai “cinta lingkungan” dalam Panca Cinta Kurikulum Berbasis Cinta Kemenag.
  • Lengkung kuning di atas bumi: melambangkan cahaya ilmu dan bimbingan Ilahi, dengan makna guru sebagai “matahari kehidupan.” Warna kuning mencerminkan optimisme, kebijaksanaan, dan cinta kepada Allah dan Rasul-Nya sebagai nilai tertinggi dalam Panca Cinta.
Baca Juga:  Tanggal 18 November 2025 Peringati Hari Apa Saja? Yuk Cek Daftarnya

Menteri Agama Nasaruddin Umar kembali menegaskan pentingnya peran guru dalam membimbing moral generasi muda.

“Ilmu tanpa iman akan kehilangan arah moral. Di sinilah pentingnya peran guru, menuntun generasi agar memiliki nurani dalam berpikir dan bertindak,” pungkasnya.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending