Connect with us

Politik

Bantuan 50 Ton Beras Prabowo Telah Tiba di Aceh via KRI AL

Sebanyak 50 ton beras bantuan Presiden Prabowo tiba di Aceh melalui KRI Sutedi Senoputra untuk korban banjir dan longsor.

Logompn

Published

on

Bantuan 50 ton beras prabowo telah tiba di aceh via kri al
Bantuan 50 Ton Beras Prabowo Telah Tiba di Aceh via KRI AL. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 3 Desember 2025 - Bantuan pemerintah berupa 50 ton beras dari Presiden Prabowo Subianto untuk korban bencana alam di wilayah Aceh tiba pada Selasa dini hari (2/12) melalui jalur laut menggunakan kapal perang TNI Angkatan Laut KRI Sutedi Senoputra-378.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Komandan KRI SSA-378 Letkol Laut (P) Muhammad Soeryo pada pukul 04.30 WIB.

Pengiriman bantuan kemanusiaan dilakukan melalui Pelabuhan Belawan, Medan, pada Senin (1/12) dan dilepas oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), bersama Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara.

Bantuan ditujukan untuk masyarakat terdampak bencana di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

“Hari ini saya tentunya atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih kepada TNI Angkatan Laut khususnya KRI Sutedi Senoputra yang hari ini akan berangkat membawa kurang lebih 50 ton beras. Sebanyak 40 ton dari Kementerian Transmigrasi dan 10 ton dari Kementerian Sosial, semua adalah bantuan dari Pak Presiden Prabowo Subianto untuk menjangkau masyarakat yang terisolir dan ada juga sembako yang lain mi instan dan obat-obatan,” jelas AHY dalam keterangan resminya, Senin (1/12).

Jalur Laut jadi Solusi Distribusi Bantuan

Menurut AHY, jalur laut dipilih untuk percepatan penanganan karena banyak akses darat masih tertutup akibat banjir dan longsor.

“Mudah-mudahan dalam kurun waktu sekitar 17 sampai 18 jam, bisa tembus ke Lhokseumawe. Setelah itu, 5 jam bisa tembus ke Iderayek,” ujarnya.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul menyatakan bantuan akan disalurkan oleh Komando Daerah Angkatan Laut (Kodal) I kepada warga Aceh Tamiang dan sekitarnya.

Baca Juga:  Update Korban Banjir-Longsor di Sumatra: 442 Jiwa Meninggal Dunia, 402 Masih Hilang

“Bantuan yang dikirimkan berupa beras 50 ton dan bahan bakar solar untuk membantu operasional perahu-perahu masyarakat,” jelasnya.

Distribusi logistik ini dilakukan di bawah koordinasi Komando Daerah Angkatan Laut I.

Kepala Dinas Penerangan Komando Armada RI, Kolonel Laut (P) Wishnu Ardiansyah, menegaskan jalur laut dipilih karena efektivitasnya menjangkau wilayah terdampak berat.

“Terutama di daerah yang akses daratnya masih terputus,” katanya.

Daerah Penerima

Bantuan telah diterima oleh warga di lima desa terdampak di Aceh, yaitu:

  • Desa Kualabusungkapa
  • Desa Kampung Baru
  • Desa Gelung
  • Desa Paya Udang
  • Desa Muka Sungai Erok

Upaya Lanjutan Pemerintah

Pemerintah juga tengah mempercepat perbaikan infrastruktur di wilayah terdampak.

Sejumlah alat berat seperti ekskavator, loader, dan truk telah dikerahkan untuk membersihkan material longsor serta membuka akses jalan yang terputus.

AHY menyatakan bahwa pemetaan infrastruktur yang rusak akan dilakukan langsung di lapangan.

“Tugas penting berikutnya bagaimana membangun kembali infrastruktur yang hancur, dibangun kembali jalan yang rusak, dibangun kembali jembatan yang rusak untuk disambung kembali,” pungkasnya.

(AKM/NID/RAD)

Trending