Berita
Sekeluarga di Medan Tewas usai Diduga Keracunan Asap Genset saat Banjir Menerjang
Satu keluarga di Marelan, Medan, ditemukan tewas saat rumah mereka terendam banjir. Dugaan sementara penyebab kematian adalah keracunan asap genset. Polisi dan keluarga masih menunggu hasil autopsi untuk kepastian penyebab.
MPN Indonesia 3 Desember 2025 - Satu keluarga ditemukan tewas di rumah mereka di Jalan Pasar IV Barat, Marelan, Kota Medan, Sumatra Utara, pada Senin malam (1/12).
Korban terdiri dari tiga orang, yaitu Sugandi (41), istrinya Juliana (44), dan anak mereka Zaky (7).
Peristiwa ini terjadi saat rumah mereka terendam banjir dan diduga terkait keracunan asap genset yang dinyalakan akibat pemadaman listrik.
Ratna (33), adik kandung Sugandi, mengatakan bahwa ia terakhir berkomunikasi dengan keluarga tersebut pada Jumat (29/11).
Setelah tidak mendapat kabar selama beberapa hari, ia mendatangi rumah abangnya dan menemukan ketiganya dalam kondisi tidak bernyawa.
Ia menjelaskan bahwa listrik di wilayah itu padam karena banjir sehingga keluarga korban menyalakan genset.
“Di sana lagi banjir bang PLN mati daerah sana, pada saat itu mereka menghidupkan genset karena mati lampu, setelah itu tidak ada kabar lagi, kurasa keracunan asap genset,” ujar Ratna di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Senin (1/12), dikutip MPN Indonesia dari detik.com, Rabu (3/12).
Kondisi Jenazah dan Dugaan Kematian
Ketiga korban ditemukan di lokasi berbeda di dalam rumah. Juliana ditemukan meninggal dunia di tangga menuju lantai dua, sedangkan Sugandi dan Zaky ditemukan di lantai dua.
“Kakak ipar saya ditemukan di tangga sudah meninggal badannya sudah hitam, kemudian keponakan saya (Zaky) lagi di tempat tidur lantai dua, dan abang saya di lantai dua,” jelas Ratna.
Ratna menduga kematian terjadi sejak Jumat (29/11) karena kondisi jenazah sudah membusuk saat ditemukan.
“Saat dilihat tadi, sepertinya mereka sudah tiga hari mereka meninggal bang, sejak Jumat kemarin,” ungkapnya.
Polisi dan Keluarga Menunggu Hasil Autopsi
Saat ini, pihak keluarga masih menunggu hasil autopsi dari Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk memastikan penyebab kematian.
“Kita lagi berembuk keluarga, untuk proses autopsi abang saya ini, kita lihat saja nanti hasilnya apa bang,” ucap Ratna.
Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Tohab Sibuea, menyampaikan bahwa polisi belum dapat memastikan penyebab pasti kematian.
“Kalau itu dugaan, masih diidentifikasi masih di rumah sakit mayatnya, belum bisa kita simpulkan,” pungasknya dalam pernyataan terpisah.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
