Connect with us

Selebriti

Karina Ranau Tak Kuasa Menahan Nangis Saat Antar Jenazah Epy Kusnandar ke Pemakaman

Karina Ranau tak kuasa menahan tangis saat mengantar jenazah suaminya, Epy Kusnandar, ke TPU Jeruk Purut. Keluarga memutuskan memakamkan Epy di Jakarta meski sebelumnya almarhum berwasiat ingin dimakamkan di Garut.

Logompn

Published

on

Karina ranau tak kuasa menahan nangis saat antar jenazah epy kusnandar ke pemakaman
Karina Ranau Tak Kuasa Menahan Nangis Saat Antar Jenazah Epy Kusnandar ke Pemakaman. Gambar : Kolase Tangkapan Layar TikTok/@leylemager_

MPN Indonesia 4 Desember 2025 - Karina Ranau tak mampu menahan kesedihan saat mengantar jenazah suaminya, Epy Kusnandar, ke tempat peristirahatan terakhir di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, pada Kamis (4/12).

Setibanya di lokasi pemakaman, tangis Karina pecah dan tubuhnya tampak lemah hingga harus dibantu anak dan kerabat untuk berjalan menuju makam.

Berdasarkan pemantauan MPN Indonesia melalui kanal YouTube Intens Investigasi, Karina Ranau mengenakan gamis dan kerudung hitam serta dituntun putranya, Quentin Stanislavski Kusnandar.

Saat mendekati liang lahat, kondisinya semakin lemas hingga akhirnya dibopong agar dapat mendampingi pemakaman suaminya.

Sesampainya di dekat makam, Karina memeluk seorang pria paruh baya sambil menggenggam potret Epy Kusnandar.

Tangisannya kembali pecah, menandai duka mendalam yang telah terlihat sejak proses pemindahan jenazah dari Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON), Cawang, Jakarta Timur, pada Rabu (3/12).

Saat keluar dari kamar jenazah, dengan setelan hijau, hijab hitam, dan masker abu-abu, ia menangis histeris sambil mengucapkan, “I love you so much papi, I love you so much.”

Jenazah Dimakamkan di Jakarta atas Permintaan Istri

Sebelum dimakamkan di TPU Jeruk Purut, jenazah Epy Kusnandar disemayamkan di rumah duka Harmony Residence 88, Jalan Pasir, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Meski semasa hidupnya Epy sempat berwasiat ingin dimakamkan di Garut, Jawa Barat, dekat makam ibunya, keluarga memutuskan pemakaman dilakukan di Jakarta.

Deniar, adik Epy, menjelaskan alasan keluarga tidak dapat memenuhi wasiat tersebut.

“Tapi karena pertimbangan banyak hal, terutama masalah emosional dan psikologis, Karin (istri Epy) enggak mau jauh Kang Epy dimakamkan,” ujar Deniar kepada wartawan di rumah duka kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (3/12).

Baca Juga:  Unggah Prewedding dengan Calon Suami, Nathalie: Terima Kasih sudah Terima Keadaanku

Ia menambahkan bahwa Karina secara khusus memintanya mengikhlaskan keputusan tersebut.

Wasiat dan Pesan Terakhir Epy Kusnandar

Pada 6 Juli 2025, saat konferensi pers film Selepas Tahlil, Epy pernah menyampaikan keinginannya dimakamkan di Garut.

“Kalau saya meninggal dunia, saya ingin dimakamkan di Garut, dekat ibu saya,” ucapnya.

Ia menyebut bahwa keinginan itu muncul dari harapan dapat mempererat kembali hubungan keluarga.

“Saya punya adik, ingin lebih akur. Jalan satu-satunya, ya, kumpul di kampung,” tuturnya.

Perannya sebagai mayat hidup dalam film tersebut juga membuatnya merenung tentang kematian.

“Kirain gampang, ternyata menyakitkan. Mati yang menyimpan utang perasaan, pikiran. Saya takut ini beneran,” pungkasnya.

Karina Ranau dan Duka Kehilangan

Kepergian Epy Kusnandar meninggalkan luka mendalam bagi Karina Ranau, yang selama ini setia mendampingi suaminya.

Kondisi fisik dan emosionalnya tampak terpukul saat prosesi pemakaman berlangsung.

Dalam berbagai momen terakhir bersama jenazah Epy, Karina terus menangis, baik di rumah sakit maupun di lokasi pemakaman.

Kesedihan yang ia tunjukkan menggambarkan eratnya hubungan serta perjalanan panjang kehidupan mereka sebagai pasangan.

(ELG/NID/RAD)

Trending