Connect with us

Berita

Pendaftar MagangHub Wajib Tahu! Ini Masalah yang Kerap Dialami Perusahaan saat Buka Pendaftaran

Di balik tingginya semangat pencari magang, ada sejumlah tantangan yang justru dialami oleh perusahaan saat proses rekrutmen berlangsung.

Logompn

Published

on

Pendaftar maganghub wajib tahu! ini masalah yang kerap dialami perusahaan saat buka pendaftaran
Pendaftar MagangHub Wajib Tahu! Ini Masalah yang Kerap Dialami Perusahaan saat Buka Pendaftaran | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 4 Desember 2025 - Setiap kali pendaftaran MagangHub Kemnaker dibuka, antusiasme para lulusan baru langsung membludak.

Banyak fresh graduate berlomba-lomba memilih perusahaan impian mereka.

Harapannya sederhana: bisa diterima magang, mendapatkan pengalaman kerja nyata, dan membuka pintu karier masa depan.

Namun, di balik tingginya semangat pencari magang, ada sejumlah tantangan yang justru dialami oleh perusahaan saat proses rekrutmen berlangsung.

Tantangan ini tak jarang membuat proses seleksi tidak berjalan optimal, bahkan mempersulit perusahaan menemukan kandidat yang benar-benar sesuai.

Lalu, apa saja permasalahan yang paling sering terjadi? Mari kita bahas satu per satu.

Masalah yang Kerap Dialami Perusahaan

1. Banyak Kandidat Asal Lamar Tanpa Memperhatikan Kompetensi

Masalah paling umum yang dialami perusahaan adalah ketidaksesuaian antara posisi yang dibuka dengan kompetensi pelamar.

Biasanya, banyak calon peserta MagangHub melamar di posisi yang tidak sesuai kompetensi karena FOMO ingin keterima di perusahaan besar.

Fenomena ini sering sekali terjadi. Alih-alih menyesuaikan jurusan, keterampilan, dan pengalaman, sebagian pelamar memilih posisi yang terdengar keren atau terlihat “wah”.

Padahal, perusahaan tetap mencari kandidat yang paling relevan dengan kebutuhan timnya.

Ketika pelamar tidak memiliki kemampuan dasar yang sesuai, perusahaan jadi kesulitan menemukan peserta magang yang tepat.

Alhasil, banyak pelamar justru kehilangan peluang hanya karena tidak cermat membaca kebutuhan posisi.

2. Background Kandidat Tak Sesuai Posisi yang Dilamar

Bayangkan seseorang melamar posisi videografer, tetapi tidak punya pengalaman mengoperasikan kamera, tidak memiliki portofolio visual, bahkan tidak memahami dasar pengambilan gambar.

Baca Juga:  Ayo Cek! Daftar BUMN yang Buka Lowongan Kerja Tahun 2025

Dari sisi rekruter, tentu hal itu menjadi pertimbangan yang sangat penting.

Bukan tanpa alasan, meski hanya membutuhkan anak magang, namun perusahaan tentu menginginkan kandidat yang sedikit paham mengenai jobdesc yang dilamar.

Perusahaan membutuhkan orang yang bisa langsung belajar dan beradaptasi, bukan mulai dari nol tanpa dasar apa pun.

Oleh sebab itulah penting bagi pelamar untuk memahami jurusan dan kemampuan diri sendiri dan membaca detail deskripsi pekerjaan sebelum melamar.

Semakin relevan background dengan posisi yang dipilih, semakin besar peluang kamu dipertimbangkan oleh HR.

Tips bagi Peserta MagangHub

Tidak sedikit pelamar yang bingung menentukan posisi magang yang tepat. Mereka ingin diterima, tapi tidak tahu harus melamar posisi apa.

Akhirnya mereka mencoba semua posisi, tanpa menghitung kecocokan kemampuan.

Beruntungnya, sekarang pelamar bisa memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan alias AI.

Kamu bisa pakai AI untuk mengetahui posisi kerja yang paling sesuai dengan background-mu.

Dikutip MPN Indonesia dari Instagram @mentors_id, caranya cukup mudah, hanya dengan mengunggah CV dan portofolio ke AI.

Setelah itu, mintalah AI menganalisis posisi yang paling relevan dengan background diri kamu.

Metode ini bisa membantu kamu membuat keputusan yang lebih tepat sebelum mengirim lamaran.

Apa Itu MagangHub Kemnaker?

Sebagai informasi, MagangHub merupakan program pemerintah yang digagas melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) untuk mempertemukan lulusan perguruan tinggi dengan dunia industri. Program ini dirancang agar peserta:

  • Belajar langsung di perusahaan
  • Dibimbing oleh mentor ahli
  • Terlibat dalam proyek strategis
  • Mendapatkan uang saku setara UMK
  • Membangun jejaring karier

Adapun syarat yang dibutuhkan jika kamu ingin mengikuti MagangHub Kemnaker di antaranya adalah:

  • WNI dengan NIK valid
  • Lulusan D3/S1 maksimal satu tahun sejak tanggal ijazah
  • Berasal dari perguruan tinggi terdaftar di Kemendiktilitbang
  • Melalui proses validasi serta rekrutmen dari perusahaan mitra
Baca Juga:  Kemnaker bakal Kembali Buka Magang Hub Batch III, Serap 25 Ribu Peserta!

Dengan manfaat sebesar ini, tidak heran banyak fresh graduate berbondong-bondong ikut serta.

Mentoring Gratis “Step by Step Keterima MagangHub” dari MentorsID

Jika kamu merasa bingung memilih posisi, belum percaya diri dengan CV, atau takut salah langkah, tenang—ada solusinya.

Mentors Indonesia menghadirkan mentoring gratis “Step by Step Keterima MagangHub”, sebuah mentoring khusus untuk membantu pelamar memahami proses pendaftaran hingga strategi agar diterima MagangHub.

Mentoring ini dipandu oleh Rizki Rahmanto, seorang general manager HR strategic dengan 25 tahun pengalaman di lebih dari 10 industri.

Artinya, pelamar belajar langsung dari praktisi yang benar-benar memahami dunia rekrutmen.

Selain itu, peserta juga memperoleh e-sertifikat, modul pelatihan, akses komunitas, hingga sesi tanya jawab langsung dengan Rizki Rahmanto.

Untuk informasi lengkap, kamu bisa mengunjungi Instagram @mentors_id.

(AKM/NID/RAD)

Trending