Connect with us

Olahraga

Tuchel Tetap Santai meski Inggris Masuk Grup Neraka Piala Dunia 2026

Hasil drawing Piala Dunia 2026 yang berlangsung di John F. Kennedy Center, Washington DC, Amerika Serikat menempatkan Inggris di Grup L bersama Kroasia, Ghana, dan Panama.

Logompn

Published

on

Tuchel tetap santai meski inggris masuk grup neraka piala dunia 2026
Tuchel Tetap Santai meski Inggris Masuk Grup Neraka Piala Dunia 2026 | Gambar: Reuters/Heiko Becker

MPN Indonesia 7 Desember 2025 - Hasil drawing Piala Dunia 2026 yang berlangsung pada Sabtu (6/12) dini hari WIB di John F. Kennedy Center, Washington DC, Amerika Serikat menempatkan Inggris di Grup L bersama Kroasia, Ghana, dan Panama.

Menanggapi hasil tersebut, pelatih timnas Inggris, Thomas Tuchel, mengakui bahwa timnya berada dalam grup yang sulit.

“Ini grup yang sulit dan pertandingan pembuka yang sulit melawan Kroasia. Mereka adalah unggulan teratas di pot dua, sementara Ghana dari pot empat adalah tim reguler di Piala Dunia,” katanya sebagaimana dikutip MPN Indonesia dari Reuters, Sabtu (6/12).

Meski begitu, ia tetap positif timnya tetap tenang dan bersemangat. Tuchel menekankan bahwa Inggris akan menghadapi turnamen dengan tekad kuat.

“Saya pikir yang terpenting adalah kita datang dengan rasa lapar. Kita datang dengan rasa lapar dan semangat, dan datang sebagai sebuah tim,” ujarnya dikutip dari Independent.

Ia juga menegaskan bahwa fokus tim adalah pada apa yang bisa mereka kendalikan.

“Kami tidak khawatir. Kami tidak khawatir tentang lawan kami… Fokus saja pada apa yang benar-benar bisa kami pengaruhi,” tambah Tuchel.

Tantangan Berat Inggris di Grup L Piala Dunia 2026

Kroasia yang dijadwalkan bertanding pada 17 Juni 2026 menjadi salah satu lawan berat bagi Inggris, mengingat tim ini menempati peringkat ketiga pada Piala Dunia 2022 dan sebelumnya menyingkirkan Inggris di semifinal Piala Dunia 2018.

Ghana yang akan menjadi lawan pada 23 Juni 2025 juga menjadi tantangan tersendiri karena tim ini konsisten tampil di Piala Dunia dengan catatan lolos di Piala Dunia pada 2006, 2010, 2014, dan 2022.

Baca Juga:  Kalahkan Kroasia, Cristiano Ronaldo dan Portugal Persembahkan Kemenangan Tim untuk Diogo Jota

Kini, Ghana kembali hadir di Piala Dunia 2026 dengan skuad yang diperkuat oleh pemain-pemain seperti Antoine Semenyo dan Mohammed Kudus, yang bermain di Liga Primer Inggris.

Pertemuan melawan Ghana dalam ajang ini akan menjadi yang pertama kalinya Inggris menghadapi negara Afrika tersebut di ajang kompetitif.

Sementara itu, Panama akan menjadi lawan terakhir yang akan dihadapi Inggris di fase grup pada 27 Juni 2025, setelah sebelumnya juga pernah tampil di Piala Dunia 2018.

Potensi Laga di Fase Gugur

Jika Inggris berhasil lolos sebagai juara Grup L, maka pertandingan babak 32 besar dan 16 besar berpotensi digelar di Stadion Azteca, Mexico City, dan bisa saja mempertemukan mereka dengan tuan rumah Meksiko.

Tuchel mengaku memiliki kenangan khusus dengan negara tersebut.

“Saya akan sangat gembira bermain di Mexico City, karena saya ingat Piala Dunia di sana… seperti menonton sesuatu dari Mars atau galaksi lain, tetapi berada di sana dan kemudian memainkan pertandingan sistem gugur melawan Meksiko?” ungkapnya.

Ia juga menyebut bahwa perjalanan menuju fase gugur tidaklah mudah.

“Apa yang baru saja kamu katakan (Meksiko lalu Brasil) terdengar seperti turnamen yang cukup, cukup sulit,” tambahnya.

Meski begitu, Tuchel tetap menahan diri untuk tidak membahas terlalu jauh potensi pertemuan dengan tim besar seperti Brasil.

“Apa pun bisa terjadi. Kita tidak boleh terlalu terbawa suasana sekarang membicarakan Meksiko atau Brasil… kita perlu memastikan bahwa kita ada di sana,” tegasnya.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending