Connect with us

Internasional

Pangeran Harry Siapkan Dokumenter Putri Diana Jelang 30 Tahun Wafatnya

Pangeran Harry mempertimbangkan dokumenter Putri Diana untuk memperingati 30 tahun wafat sang ibu pada 31 Agustus 2027.

Logompn

Published

on

Pangeran Harry Peringati Wafatnya Putri Diana ke 30 Tahun
Pangeran Harry Peringati Wafatnya Putri Diana ke-30 Tahun. Gambar: Dok. BBC

MPN Indonesia 25 September 2026 - Pangeran Harry tengah menjajaki pembuatan dokumenter tentang Putri Diana menjelang peringatan 30 tahun wafat sang ibu pada 31 Agustus 2027.

Harry mempertimbangkan proyek tersebut sebagai salah satu cara untuk mengenang kehidupan dan warisan Putri Diana.

Harry masih menyusun konsep terbaik sehingga belum ada keputusan akhir mengenai produksi dokumenter tersebut.

Rencana dokumenter itu menjadi salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan Harry untuk mengenang kehidupan dan warisan Putri Diana.

Proyek itu juga disiapkan menjelang peringatan tiga dekade wafatnya Putri Wales pada 31 Agustus 1997.

Harry Libatkan Keluarga dalam Dokumenter Putri Diana

Menurut laporan The Telegraph, salah satu anggota keluarga yang telah dihubungi ialah Charles Spencer, adik kandung Putri Diana, meski keterlibatannya dalam proyek tersebut belum dipastikan.

Salah satu yang diajak berpartisipasi ialah Charles Spencer, adik kandung Putri Diana.

Namun, keterlibatan Charles Spencer masih belum dipastikan dalam bukunya Swan Song: Diana, My Sister, ia pernah mengungkapkan keengganannya untuk terus menjadi narasumber dalam tayangan mengenai sang kakak.

Charles Spencer menyampaikan kekhawatiran terhadap sejumlah dokumenter yang dinilai menghadirkan narasi yang tidak sepenuhnya akurat.

Sikap tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam kemungkinan keterlibatannya pada proyek terbaru ini.

Charles Spencer Soroti Respon Istana Buckingham

Di tengah persiapan dokumenter, hubungan keluarga Spencer dengan Istana Buckingham kembali menjadi perhatian.

Charles Spencer sebelumnya menyoroti respons kerajaan terhadap peluncuran buku memoarnya.

Laporan tersebut disebutkan bahwa Charles Spencer menuding pihak Istana Buckingham dan Raja Charles III melakukan manipulasi psikologis atau gaslighting setelah muncul respons atas penerbitan buku tersebut.

Baca Juga:  12 Jet Tempur AS Mendarat di Pangkalan Udara Israel Jelang Negosiasi Nuklir dengan Iran

Perkembangan itu turut menjadi perhatian publik karena berkaitan dengan dinamika keluarga Kerajaan Inggris, yang kerap menjadi sorotan dalam isu politik internasional.

(RAD/NID/RAD)



MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending