Selebriti
Speak Up soal Bencana di Sumatra, Prilly Latuconsina: Ini Musibah karena Keserakahan Manusia
Prilly Latuconsina menyuarakan keprihatinan atas banjir bandang dan longsor di Sumatra, menyerukan edukasi lingkungan serta berharap pemerintah punya visi yang sama dalam menjaga alam.
MPN Indonesia 9 Desember 2025 - Prilly Latuconsina menyampaikan keprihatinannya terhadap bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat sejak akhir November 2025.
Ia menilai bencana alam tersebut tidak hanya dipicu oleh cuaca ekstrem, tetapi juga akibat kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh aktivitas manusia.
Keprihatinan Prilly atas Kerusakan Alam
Prilly mengatakan bahwa musibah di Sumatra membuatnya sangat sedih.
“Tentu enggak dipungkiri musibah yang terjadi di Sumatra sangat-sangat mengkhawatirkan. Makanya aku melihatnya sedih banget sih,” ujar Prilly kepada wartawan di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis (4/12).
Prilly menjelaskan bahwa bencana tersebut merupakan dampak dari eksploitasi alam yang berlangsung selama bertahun-tahun.
Ia menyoroti pembukaan lahan hutan secara masif untuk kepentingan industri.
“Karena musibah yang ada itu enggak datang tiba-tiba kan? Ini adalah musibah yang datang karena keserakahan manusia, di mana banyak hutan yang digunduli demi kelapa sawit dan lain-lain,” jelasnya.
Pernyataannya muncul di tengah status darurat yang ditetapkan sejumlah daerah di Sumatra setelah curah hujan ekstrem menyebabkan ribuan warga terdampak, ratusan kehilangan tempat tinggal, dan infrastruktur mengalami kerusakan luas.
Seruan untuk Edukasi dan Aksi Lingkungan
Prilly mendorong masyarakat, terutama generasi muda, agar terlibat aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Ia menyebut media sosial sebagai sarana efektif untuk menyebarkan edukasi.
“Jadi ya, mulai dari sekarang kita sebagai rakyat Indonesia yang baik kayaknya udah harus mulai mengedukasi di sosial media kita juga, pentingnya kita menjaga hutan. Menjaga hutan, menjaga pohon,” ungkapnya.
Sebagai publik figur, ia berharap suaranya dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pelestarian alam guna mencegah bencana serupa terulang.
Pesan kepada Pemerintah
Dalam kesempatan yang sama, Prilly menyampaikan harapan agar pemerintah memiliki visi yang sejalan dengan masyarakat dalam menjaga lingkungan.
“Harapannya juga pemerintah bisa mempunyai pikiran dan visi yang sama sama kita rakyat Indonesia yang ingin menjaga hutan dan bumi,” pungkasnya.
Seruan ini menekankan perlunya tindakan nyata dari pemerintah, mengingat pemulihan ekosistem dan penanganan bencana memerlukan sinergi antara warga dan pihak berwenang.
Dampak Bencana di Sumatra
Banjir bandang dan tanah longsor sejak akhir November 2025 telah melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Berdasarkan data gis.bnpb.go.id per Selasa (9/12), sebanyak 962 jiwa meninggal dunia, 5 ribu jiwa mengalami luka-luka, dan 291 jiwa masih hilang.
Kerusakan infrastruktur juga sangat parah. Sejumlah wilayah masih terisolasi akibat jalan yang terputus dan gangguan listrik yang belum sepenuhnya pulih.
(ELG/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
