Connect with us

Politik

PDIP Menegaskan Dukungan terhadap Pemerintahan Prabowo Meski Tanpa Keterwakilan di Kabinet

Partai PDIP menyatakan dukungan penuh terhadap pemerintahan Prabowo Subianto meski tidak ada kader mereka di Kabinet Merah Putih.

Adinda

Published

on

PDIP Menegaskan Dukungan terhadap Pemerintahan Prabowo Meski Tanpa Keterwakilan di Kabinet
PDIP Menegaskan Dukungan terhadap Pemerintahan Prabowo Meski Tanpa Keterwakilan di Kabinet. Gambar: Instagram/@puanmaharaniri

MPN Indonesia 21 Oktober 2024 - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) secara resmi menyatakan tetap mendukung pemerintah melalui jalur parlemen, meskipun tidak ada kader mereka yang masuk dalam Kabinet Merah Putih yang dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto.

Hal ini disampaikan oleh Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, yang menegaskan bahwa PDIP tidak akan mengambil posisi sebagai oposisi.

Pada Senin (21/10), di Kompleks Parlemen, Jakarta, Said menekankan komitmen PDIP untuk mendukung pemerintahan Prabowo Subianto di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Menurutnya, sikap ini sejalan dengan pernyataan Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, yang sebelumnya juga menyampaikan hal serupa.

“Kami mendukung pemerintah lewat jalur parlemen, walaupun kami tidak ada kader di kabinet. Sama saja dengan (pernyataan) Mbak Puan,” ujar Said.

Pernyataan ini memperkuat posisi PDIP sebagai partai politik yang siap berperan aktif dalam mendukung program-program pemerintahan, meskipun tidak terlibat langsung dalam kabinet.

Selamat kepada Jajaran Menteri di Kabinet Merah Putih

Said Abdullah juga menyampaikan selamat kepada seluruh jajaran menteri yang telah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto dalam Kabinet Merah Putih.

Dia berharap para menteri dapat menjalankan tugas dengan baik dan bekerja sama dengan DPR dalam melaksanakan program-program pemerintah selama lima tahun ke depan.

Said menekankan pentingnya kolaborasi antara legislatif dan eksekutif untuk memastikan keberhasilan program-program pemerintah.

“Kami semua berharap ada kerja sama yang apik antara parlemen dan eksekutif, karena keduanya memiliki kepentingan yang sama untuk kemajuan bangsa,” tambahnya.

PDIP menginginkan agar hubungan antara kedua lembaga ini berjalan harmonis demi kepentingan nasional.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Resmi Luncurkan Gerakan Indonesia Menanam

Sikap PDIP Soal Reshuffle Kabinet

Meskipun tidak ada kader PDIP dalam Kabinet Merah Putih, Said menolak berspekulasi terkait kemungkinan PDIP bergabung di masa depan jika terjadi reshuffle kabinet.

Menurutnya, hal itu terlalu dini untuk dibahas, mengingat Kabinet Merah Putih baru saja dibentuk dan jajaran menteri baru saja dilantik untuk menjalankan tugas selama lima tahun ke depan.

“Wah, jangan berandai-andai, enggak boleh. Kabinetnya baru kemarin dibentuk, tiba-tiba bicara reshuffle,” kata Said.

Dengan pernyataan ini, PDIP ingin menghindari spekulasi terkait perombakan kabinet dan lebih fokus mendukung pemerintahan melalui jalur legislatif.

Susunan Kabinet Merah Putih

Kabinet Merah Putih yang dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto terdiri dari 48 pejabat, dengan rincian 41 menteri teknis dan 7 menteri koordinator.

Struktur ini diharapkan dapat mendukung kelancaran kerja pemerintahan selama lima tahun ke depan.

Selain itu, Presiden Prabowo juga melantik 5 kepala lembaga setingkat menteri, termasuk Luhut Binsar Pandjaitan yang kini menjabat sebagai Ketua Dewan Ekonomi Nasional.

Sebagai partai politik besar, PDIP tetap berkomitmen mendukung pemerintahan melalui jalur parlemen, meskipun tanpa keterwakilan langsung di Kabinet Merah Putih. =

Trending