Connect with us

Berita

11 Jenazah Ditemukan Mengambang di Laut Rokan Hilir Riau, 2 Diidentifikasi dari Sumut

Sebanyak 11 jenazah tanpa identitas ditemukan mengambang di laut oleh para nelayan di Perairan Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.

Logompn

Published

on

11 jenazah ditemukan mengambang di laut rokan hilir riau
11 Jenazah Ditemukan Mengambang di Laut Rokan Hilir Riau | Gambar: Kolase TikTok/@halloriau.com

Riau, MPN Indonesia 14 Desember 2025 - Sebanyak 11 jenazah tanpa identitas ditemukan mengambang di laut oleh para nelayan di Perairan Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.

Menurut Camat Pasir Limau Kapas, Yahya Khan, penemuan berlangsung dalam beberapa hari secara berturut-turut di titik-titik berbeda yang masih berada dalam wilayah laut lepas.

“Mayat-mayat tersebut ditemukan di waktu dan lokasi yang berbeda. Beberapa hari berturut-turut dalam bulan ini, nelayan menemukan mayat mengapung di lautan. Ada 11 mayat yang ditemukan,” katanya saat dikonfirmasi awak media pada Jumat (12/12).

Jenazah yang ditemukan oleh para nelayan itu diketahui berlokasi di jalur pelayaran strategis atau line tanker yang berbatasan langsung dengan perairan Provinsi Sumatra Utara (Sumut).

Kondisi Jenazah yang Rusak Sulit Diidentifikasi

Dari sebelas jenazah yang ditemukan, dua di antaranya telah berhasil diidentifikasi sebagai warga Tanjung Balai Asahan, Sumut.

Keduanya bernama Andri Manik (40) dan Darwis (47), sementara sembilan jenazah lainnya masih belum diketahui karena sulit diidentifikasi.

Kepala Satuan Polisi Perairan dan Udara (Kasat Polairud) Polres Rohil, AKP Charisma Fajar Angkasa Putra, menjelaskan bahwa kondisi keseluruhan jenazah sangat memprihatinkan.

“Ada yang kondisinya di bagian kepala tinggal tengkorak, bagian tangan hancur dan kaki juga hancur, serta sejumlah bagian tubuh hilang,” jelasnya, Kamis (11/12).

Ia menambahkan, jenazah tersebut mengalami pembusukan berat sehingga menyulitkan proses identifikasi awal.

“Diduga sudah beberapa hari berada di laut, sehingga sulit untuk dikenali, dikarenakan kondisi jenazah yang sudah rusak dan membusuk,” imbuhnya.

Ada Laporan Kapal Tenggelam

Meski sembilan jenazah belum berhasil diidentifikasi, pihak kepolisian menduga bahwa jenazah yang lain juga diduga berasal dari Sumut.

Baca Juga:  Viral! Kerangka Manusia Ditemukan di Bangunan Kosong Pulogadung

Pihak kepolisian juga telah melakukan pemeriksaan luar, dokumentasi, serta menerbitkan visum et repertum terhadap seluruh jenazah.

Karena sebagian besar korban diduga berasal dari luar Provinsi Riau, koordinasi lintas daerah dilakukan bersama kepolisian Sumut untuk mencocokkan data orang hilang.

“Karena korban dari luar Riau, kami berkoordinasi dengan kepolisian lintas daerah, khususnya Sumatra Utara, untuk mencocokkan data orang hilang,” jelas Charisma.

Pihak kepolisian juga menerima informasi yang menyebut adanya laporan kapal kargo tenggelam di perairan Belawan, Sumut. Selain itu, sejumlah nelayan dari Tanjungbalai Asahan juga dilaporkan hilang.

“Informasinya awalnya seperti itu. Dugaannya korban-korban ini mengalami musibah angin kencang dan gelombang besar di perairan Selat Melaka,” ujar AKP Charisma.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending