Connect with us

Viral

Perempuan Tewas dengan Kaki dan Tangan Terikat di Kamar Mandi Kos Jaktim

Penemuan mayat perempuan di Jakarta Timur mengungkap korban dengan tangan dan kaki terikat di kamar mandi indekos.

Actress 1299250

Published

on

Perempuan Tewas dengan Kaki Tangan Terikat di Kamar Mandi
Perempuan Tewas dengan Kaki Tangan Terikat di Kamar Mandi. Gambar: Dok. Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 10 Oktober 2026 - Seorang perempuan berinisial KDA ditemukan tewas dengan tangan dan kaki terikat di kamar mandi sebuah indekos di Jalan Asem Nirbaya, Pinang Ranti, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP I Made Budi, mengatakan korban ditemukan dengan tangan dan kaki terikat menggunakan tali rafia.

Polisi menerima laporan setelah pemilik kos bersama Ketua RT dan Bhabinkamtibmas membuka kamar menggunakan kunci duplikat.

“Kondisi korban dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi terikat kaki dan tangan dengan menggunakan tali rafia. Muka sebelah kiri mengalami memar serta leher diikat dengan menggunakan baju kaos warna hitam,” jelas Budi dalam keterangannya.

Kronologi Penemuan Mayat Perempuan di Jakarta Timur

Penemuan mayat KDA bermula ketika seorang pria bernama Daniel mendatangi indekos milik Sundiyah pada Selasa (6/10).

Daniel datang sekitar pukul 12.00 WIB untuk menyewa salah satu kamar.

Daniel mengaku bekerja di tempat pencucian kendaraan atau steam yang berada di depan Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur.

Ia kemudian menyampaikan rencana pembayaran uang sewa kepada Sundiyah.

Daniel berjanji akan membayar biaya sewa pada pukul 17.00 WIB di hari yang sama.

Ia juga mengatakan akan menyerahkan fotokopi kartu tanda penduduk (KTP) kepada pemilik kos.

Setelah pembicaraan tersebut, Sundiyah menyerahkan kunci kamar kepada Daniel. Namun, pria itu tidak kembali sesuai waktu yang dijanjikan.

“Setelah saksi satu (Sundiyah) menyerahkan kunci kamar ternyata Daniel tidak datang sampai dengan hari Kamis (8/10),” jelas Budi.

Baca Juga:  Mayat ART Ditemukan di Toren Air, Warga Kelapa Gading Geger

Penghuni Kos Mencium Bau Tidak Sedap dari Kamar

Sundiyah hendak memeriksa kamar setelah tidak mendapat kabar dari Daniel.

Namun, sebelum melakukan pemeriksaan, ia mendapat informasi dari Nanda yang merupakan penghuni kamar kos sebelah.

Nanda memberitahukan adanya bau tidak sedap yang berasal dari kamar yang akan disewa Daniel.

Sundiyah kemudian menyampaikan informasi tersebut kepada saksi lain bernama Noval.

“Dikarenakan ada bau tidak sedap kemudian Sundiyah menyampaikan kepada saksi tiga yang bernama Noval ,ada bau tidak sedap di kamar yang akan disewa oleh Daniel,” ujar Budi.

Mengetahui hal tersebut, Noval menyarankan agar pemeriksaan kamar dilakukan bersama orang lain atau Ketua RT setempat.

Sundiyah kemudian menghubungi Ketua RT bernama Sukardi untuk memberitahukan kondisi kamar tersebut.

Sukardi selanjutnya meneruskan informasi tersebut kepada Bhabinkamtibmas Pinang Ranti, Aiptu Ragil.

Keduanya kemudian mendatangi lokasi untuk mendampingi pembukaan kamar indekos.

“Setelah Pak RT dan Babinkamtibmas Pinang datang kemudian langsung membuka pintu kamar dengan menggunakan kunci duplikat,” ujar Budi.

Korban Ditemukan Terikat di Dalam Kamar Mandi

Setelah pintu kamar dibuka, bau tidak sedap tercium dari dalam ruangan.

Saat dilakukan pemeriksaan, ditemukan jasad perempuan dengan kondisi tangan dan kaki terikat di kamar mandi.

“Setelah pintu kamar kos terbuka kemudian dari dalam kamar kos tercium bau tidak sedap, serta di kamar mandi ada tergeletak mayat perempuan dengan kondisi terikat,” tutur Made.

Ketua RT dan Bhabinkamtibmas kemudian menghubungi Polsek Makasar, Jakarta Timur, setelah menemukan jasad perempuan tersebut.

“Karena melihat kondisi mayat perempuan dalam kondisi terikat selanjutnya Pak RT dan Babinkamtibas langsung menguhubungi polsek Makasar Jakarta Timur,” tutur Budi.

Polisi masih menyelidiki kasus kematian KDA untuk mengungkap pihak yang diduga terlibat serta motif di balik kematian korban.

Baca Juga:  Lonjakan Pemudik di Terminal Pulogebang Capai 100% Lebih, Ribuan Penumpang Berangkat di H-5 Lebaran

(AKM/NID/RAD) 

Trending