Connect with us

Viral

Aksi Kejar-kejaran Grand Max dengan Mobil Polisi Viral, Pengemudi Masih di Bawah Umur

Aksi kejar-kejaran polisi dengan mobil Grand Max putih di Paser viral. Pengemudi ternyata masih di bawah umur dan diduga mabuk.

Logompn

Published

on

Aksi kejar kejaran mobil grand max dengan mobil polisi viral, pengemudi masih di bawah umur
Aksi kejar-kejaran Gran Max dengan mobil polisi. Gambar: Kolase Tangkapan Layar Instagram/@jabodetabek24info

MPN Indonesia 15 Desember 2025 - Aksi kejar-kejaran antara mobil patroli Satlantas Polres Paser dan sebuah mobil Grand Max putih terjadi di kawasan Gentung Temiang, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur pada Minggu dini hari (14/12) sekitar pukul 01.00 Wita.

Peristiwa di daerah ini terjadi saat kepolisian melaksanakan patroli rutin malam minggu dan penertiban kendaraan, serta mendapati sekelompok remaja yang tengah berkumpul.

Menurut Kasatlantas Polres Paser, AKP Weny Wahyuningsih, awal kejadian bermula ketika petugas hendak memeriksa sejumlah remaja yang ditemukan sedang mengonsumsi minuman keras di Jalan Kusuma Bangsa KM 5.

Saat petugas turun dari mobil patroli dan hendak memberikan edukasi, para remaja tersebut mendadak melarikan diri menggunakan mobil Grand Max putih dan meninggalkan dua unit sepeda motor di lokasi.

“Saya turun membuka pintu mobil dengan maksud mau memberikan edukasi kepada anak-anak, ternyata saat itu juga mereka langsung kabur dan meninggalkan dua motor dengan kuncinya yang masih ada di motor,” kata AKP Weny Wahyuningsih saat dikonfirmasi wartawan, Senin (15/12).

Mobil Tabrak Patroli

Saat melarikan diri, mobil Grand Max tersebut dengan sengaja menabrak kendaraan patroli Satlantas Polres Paser.

Hal ini memicu pengejaran oleh petugas di kawasan Gentung Temiang.

Rekaman video kejadian yang kemudian viral di media sosial memperlihatkan dua unit mobil polisi berusaha menghentikan laju mobil Grand Max.

Dalam video, terlihat pula pengemudi sempat memutar balik arah dan melarikan diri kembali setelah didekati petugas.

“Mobil tersebut tiba-tiba kabur, akhirnya dikejar oleh anggota piket dan dengan sengaja mobil itu malah menabrak mobil patroli Satlantas Polres Paser saat kabur,” ujar AKP Weny.

Baca Juga:  Baru Sehari Diresmikan, Koperasi Merah Putih di Tuban Ditutup

Pengemudi Masih di Bawah Umur dan Diduga Mabuk

Setelah dilakukan penelusuran terhadap identitas kendaraan, sekitar pukul 04.00 Wita, pengemudi Grand Max akhirnya datang ke Polres Paser bersama orang tuanya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

AKP Weny mengungkapkan bahwa pengemudi diketahui masih di bawah umur dan berada dalam pengaruh alkohol saat kejadian berlangsung.

“Driver sudah datang ke Polres beserta orang tuanya karena pengemudi Grand Max tersebut masih di bawah umur,” tuturnya.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan pengemudi mobil Grand Max tersebut masih di bawah umur,” ungkap AKP Weny.

Dalam video yang beredar, pengemudi menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada Kasatlantas Polres Paser.

Orang tua pengemudi juga menyatakan komitmen untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak mereka.

Menanggapi kejadian tersebut, AKP Weny menyampaikan bahwa Satlantas Polres Paser kini telah menerapkan sistem penindakan pelanggaran melalui ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) mobile.

Masyarakat diimbau untuk bersikap kooperatif apabila menerima surat undangan klarifikasi yang dikirim kepada pengendara yang terekam melanggar aturan lalu lintas.

(AKM/NID/RAD)

Trending