Connect with us

Politik

Profil Ridwan Kamil, Perjalanan Karier hingga Kontroversinya

Profil Ridwan Kamil, arsitek lulusan ITB dan Berkeley yang pernah menjabat Wali Kota Bandung dan Gubernur Jawa Barat.

Logompn

Published

on

Profil ridwan kamil, perjalanan karier hingga kontroversinya
Ridwan Kamil. Gambar: Dok. Kabupaten Bekasi

MPN Indonesia 15 Desember 2025 - Ridwan Kamil merupakan tokoh dan figur publik yang dikenal sebagai arsitek sekaligus politisi.

Ia mengawali karier profesionalnya di bidang arsitektur sebelum akhirnya terjun ke dunia politik.

Dalam perjalanannya, ia pernah menjabat sebagai Wali Kota Bandung (2013–2018) dan Gubernur Jawa Barat (2018–2023), serta mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 2024.

Profil Ridwan Kamil

Pria kelahiran 4 Oktober 1971 ini merupakan anak kedua dari lima bersaudara, putra dari pasangan Dr. Atje Misbach, S.H., dan Dra. Tjutju Sukaesih.

Sejak kecil, ia dikenal sebagai anak yang aktif dan mandiri. Semasa kecil, ia bahkan berjualan es mambo hasil buatannya sendiri. Ia menempuh pendidikan di:

  • SDN Banjarsari III Bandung (1978–1984)
  • SMP Negeri 2 Bandung (1984–1987)
  • SMA Negeri 3 Bandung (1987–1990)
  • Institut Teknologi Bandung, Teknik Arsitektur (1990–1995)
  • Master of Urban Design University of California, Berkeley, AS, (1999-2001)
  • Kuliah Doktor dengan mengambil Doktor Honoris Causa, Dong-a University tahun 2019.

Karier di Dunia Arsitektur dan Akademik

Pada 2004, Ridwan Kamil mendirikan Urbane, sebuah perusahaan konsultan di bidang perencanaan kota dan arsitektur, bersama Achmad D. Tardiyana, Reza Nurtjahja, dan Irvan W. Darwis.

Ia tercatat pernah mengerjakan lebih dari 50 proyek di berbagai negara seperti Amerika, Timur Tengah, dan Asia. Penghargaan yang diterimanya antara lain:

  • Urban Leadership Award dari University of Pennsylvania (2013)
  • Pikiran Rakyat Award untuk Tokoh Muda Kreatif (2012)
  • Winner International Young Design Entrepreneur of the Year dari British Council Indonesia (2012)
  • Indonesia Green Awards “Penghargaan Penginspirasi Bumi” (2012)
  • Green Leadership Award for Al-Irsyad Mosque dari BCI Asia (2011)
  • BCI Asia Top Ten Architecture Business Award (2010)
  • Top 5 Best Building of The Year 2010 dari ArchDaily (untuk Masjid Al-Irsyad)
  • Winner third prize : Design Competition Suramadu Mosque, 2010
  • The 6th Winner of The Best Design Architecture Consultant, Citradata Award
Baca Juga:  Dokumen Perjalanan Istri ke Eropa Viral, Menteri UMKM Maman Langsung Klarifikasi ke KPK

Selain sebagai arsitek, ia juga mengajar sebagai dosen tidak tetap di ITB selama 14 tahun.

Perjalanan Politik

Ridwan Kamil memulai karier politiknya pada 2013 sebagai Wali Kota Bandung bersama Oded Muhammad Danial, diusung oleh PKS dan Gerindra.

Selama masa kepemimpinannya, ia memperkenalkan Bandung Command Center, konsep Bandung Smart City, dan revitalisasi taman kota

Pada 2018, ia terpilih sebagai Gubernur Jawa Barat bersama Uu Ruzhanul Ulum, diusung oleh PPP, PKB, NasDem, dan Hanura. Program-program yang dijalankannya meliputi:

  • Desa Digital
  • Jabar Quick Response
  • One Village One Company

Ia juga mengusulkan pembentukan delapan Daerah Otonomi Baru (DOB) di Jawa Barat, namun realisasinya tertunda karena moratorium dari pemerintah pusat.

Pada 2024, ia mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta bersama Suswono melalui Koalisi Indonesia Maju Plus, dengan visi menjadikan Jakarta kota global yang inklusif.

Kehidupan Pribadi

Ridwan Kamil menikah dengan Atalia Praratya pada 7 Desember 1996 dan memiliki dua anak kandung, yaitu Emmeril Kahn Mumtadz (Eril) dan Camillia Laetitia Azzahra.

Ia juga memiliki seorang anak angkat bernama Arkana Aidan Misbach. Pada 2022, Emmeril meninggal dunia akibat terseret arus di Sungai Aare, Swiss.

Kontroversi Ridwan Kamil

Pada Maret 2025, Ridwan Kamil diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank BJB.

Saat itu, ia tidak ditetapkan sebagai tersangka.

Selain itu, ia juga terseret isu pribadi dengan selebgram Lisa Mariana, yang mengklaim memiliki anak dari hubungan dengan Ridwan Kamil. Keduanya kemudian saling menggugat.

Untuk membuktikan kebenaran klaim tersebut, dilakukan tes DNA di Bareskrim Polri. Pada Rabu (20/8), Bareskrim Polri mengumumkan hasil tes DNA, menyatakan bahwa tidak ada kecocokan antara Ridwan Kamil dan anak yang diklaim, CA.

Baca Juga:  Ini Alasan Prabowo Tunjuk Nanik S Deyang jadi Kepala BGN

Disebutkan bahwa hasil tes menunjukkan DNA mereka “nonidentik”.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending