Connect with us

Internasional

Dukung Aktivis Pro-Palestina, Greta Thunberg Ditangkap di London

Greta Thunberg ditangkap di pusat kota London pada Selasa (23/12), saat menghadiri aksi unjuk rasa mendukung aktivis pro-Palestina.

Logompn

Published

on

Dukung aktivis pro palestina, greta thunberg ditangkap di london
Dukung Aktivis Pro-Palestina, Greta Thunberg Ditangkap di London | Gambar: Kolase Instagram/@prisoners4palestine

MPN Indonesia 26 Desember 2025 - Aktivis lingkungan asal Swedia, Greta Thunberg, ditangkap di pusat kota London pada Selasa (23/12), saat menghadiri aksi unjuk rasa mendukung aktivis pro-Palestina.

Para aktivis dari kelompok Palestine Action itu melakukan mogok makan sebagai bentuk protes atas penahanan mereka sambil menunggu persidangan atas tuduhan terkait aksi protes sebelumnya.

Dalam video yang dibagikan kelompok Prisoners for Palestine, Thunberg tampak memegang poster bertuliskan, “Saya mendukung tahanan Aksi Palestina. Saya menentang genosida.”

“Greta Thunberg ditangkap dalam aksi Tahanan untuk Palestina di Aspen Insurance, perusahaan asuransi perusahaan senjata Israel Elbit Systems,” bunyi keterangan unggahan tersebut seperti yang dikutip MPN Indonesia pada Jumat (26/12).

Latar Belakang Aksi Protes

Mengutip informasi dari AP News, aksi ini merupakan bagian dari demonstrasi yang lebih besar, termasuk penyemprotan cat merah di sebuah gedung perusahaan asuransi di kawasan keuangan City of London.

Kelompok Palestine Action menargetkan perusahaan tersebut karena disebut mendukung perusahaan pertahanan Elbit Systems yang terafiliasi dengan Israel.

Kepolisian Kota London menyatakan telah menangkap dua orang karena dicurigai melakukan perusakan dalam aksi. Sementara satu orang lainnya ditangkap karena dicurigai mendukung organisasi terlarang.

Delapan anggota Palestine Action kemudian melakukan mogok makan sebagai bentuk protes atas penahanan tanpa jaminan tersebut.

Dua tahanan pertama kini telah melakukan mogok makan selama 52 hari dan sudah pada “tahap kritis, di mana kematian adalah kemungkinan nyata,” menurut pernyataan dari Prisoners for Palestine.

Greta Thunberg sendiri sebelumnya telah berulang kali terlibat dalam aksi protes sipil.

Pada Februari 2024, ia dibebaskan oleh pengadilan di London dari tuduhan karena menolak perintah polisi saat memblokir akses ke konferensi industri minyak dan gas.

Baca Juga:  Influencer asal Meksiko Tewas Dibungkus Plastik bersama Keluarganya

Ia juga pernah didenda di Swedia dan Inggris atas keterlibatannya dalam aksi-aksi serupa.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending