Connect with us

Selebriti

Diteror Bangkai Ayam dan Bom Molotov, DJ Donny Dapat Pesan Ancaman: Jaga Mulutmu!

DJ Donny melaporkan dua teror beruntun di rumahnya di Jakarta Timur, mulai dari kiriman bangkai ayam hingga pelemparan bom molotov oleh orang tak dikenal.

Logompn

Published

on

Diteror bangkai ayam dan bom molotov, dj donny dapat pesan ancaman jaga mulutmu!
Diteror Bangkai Ayam dan Bom Molotov, DJ Donny Dapat Pesan Ancaman: Jaga Mulutmu! Gambar : Kolase Instagram/@dj_donny

MPN Indonesia 2 Januari 2026 - Ramon Dony Adam alias DJ Donny mengalami dua kali teror di kediamannya di Jakarta Timur dalam kurun waktu tiga hari.

Teror pertama berupa paket berisi bangkai ayam, disusul pelemparan bom molotov oleh dua orang tidak dikenal.

Teror pertama terjadi pada Senin (29/12), sementara aksi pelemparan bom molotov terjadi pada Rabu dini hari (31/12) sekitar pukul 03.00 WIB.

Paket Bangkai Ayam Disertai Ancaman

Paket plastik bening berisi bangkai ayam diterima istri DJ Donny sepulang makan malam di luar rumah.

Paket tersebut tidak mencantumkan alamat tujuan sehingga membuat sang istri kebingungan dan menghubungi Donny agar segera pulang.

“Saya pulang ke rumah, saya buka, isinya rupanya bangkai ayam. Ayam dipotong kepalanya, dan ada tulisan ancaman,” ujar Donny kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (31/12).

Dalam unggahan di Instagram pribadinya @dj_donny, tulisan ancaman itu berbunyi ‘jaga mulutmu, terutama di medsos (media sosial). Jangan pecah belah bangsa, atau kamu akan jadi seperti ayam ini!’.

Di dalam paket tersebut, Donny menemukan bangkai ayam tanpa kepala serta tiga lembar kertas berisi ancaman.

Salah satunya berupa foto dirinya dengan tanda silang (X) di bagian leher.

“Terus ada foto saya, terus di leher saya di kayak dipotong,” ungkapnya.

Rumah Dilempar Bom Molotov

Teror kembali terjadi pada Rabu (31/12) dini hari. Dua orang pelaku terekam kamera CCTV melempar bom molotov ke arah rumah DJ Donny.

“Semalam sekitar jam 3.00 WIB subuh, di CCTV terekam orang lempar molotov ke rumah saya,” kata Donny.

Baca Juga:  Polda Jateng Sebut Ada 4 Tembakan dalam Kasus Polisi Tembak Siswa SMK di Semarang

Bom tersebut mengenai kap mobil yang terparkir di halaman rumah.

Beruntung, api tidak membesar karena hujan sehingga tidak menimbulkan kerusakan.

Setelah melempar bom, kedua pelaku yang mengenakan jas hujan dan masker langsung melarikan diri.

Polisi Lakukan Olah TKP dan Penyelidikan

Tim INAFIS Polda Metro Jaya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Rabu (31/12) sekitar pukul 14.45 WIB.

Lima personel menggunakan dua mobil melakukan dokumentasi, pengambilan foto, serta pengumpulan barang bukti selama sekitar satu jam.

Barang bukti yang diamankan meliputi pecahan kaca, sumbu bom molotov, serta tiga lembar kertas ancaman dari paket bangkai ayam.

“Kertas bertuliskan ancaman yang ada di paket bangkai ayam totalnya tiga lembar, dua lembar tulisan, satu lembar foto dan tulisan,” jelas Donny.

Penyelidikan lanjutan dilakukan pada malam hari mulai pukul 19.00 WIB hingga tengah malam.

Polisi juga meminta keterangan dari DJ Donny, istrinya, serta pekerja rumah tangga yang berada di lokasi.

“Akan dilakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi-saksi,” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya, Rabu (31/12).

Laporan Resmi ke Polda Metro Jaya

DJ Donny telah membuat laporan resmi ke Polda Metro Jaya dengan nomor LP/B/9545/XII/2025/SPKT POLDA METRO JAYA.

Laporan tersebut terkait dugaan tindak pidana Pasal 187 KUHP dan/atau Pasal 335 KUHP dan/atau Pasal 356 KUHP.

“Iya benar sudah diterima laporannya soal dua teror itu,” tutur Kombes Pol Budi.

Donny menegaskan pelaporan dilakukan karena aksi tersebut tidak hanya mengancam dirinya dan keluarga, tetapi juga membahayakan lingkungan sekitar.

“Karena kenapa? Bukan hanya saya saja yang jadi korban. Tapi ada orang lain juga, ada banyak, lebih dari lima, mungkin, yang kena intimidasi,” pungkasnya.

Baca Juga:  Di Tengah Sidang Kasus TPPU, Nikita Mirzani Minta Izin Hakim untuk Perawatan Gigi

DJ Donny dikenal aktif menyampaikan kritik terhadap kebijakan pemerintah melalui akun Instagram @dj_donny, termasuk terkait penanganan bencana di Sumatra dan isu penegakan hukum.

Setelah menerima teror pertama, ia mengunggah kejadian tersebut ke media sosial dan menambah jumlah kamera CCTV sebagai langkah pengamanan.

(ELG/NID/RAD)

Trending