Politik
Meutya Hafid: Kementerian Kominfo Kini Berganti Nama Jadi Komdigi
Meutya Hafid mengonfirmasi perubahan nama Kominfo menjadi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk menyesuaikan dengan tantangan era digital.
MPN Indonesia 23 Oktober 2024 - Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, telah mengonfirmasi bahwa Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kini resmi berganti nama menjadi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Perubahan ini diumumkan secara resmi pada Senin (21/10) setelah pelantikan kabinet baru oleh Presiden Prabowo Subianto.
Meutya Hafid diangkat sebagai Menteri Komunikasi dan Digital dalam Kabinet Merah Putih.
Perubahan Nama dan Alasan di Baliknya
Perubahan nama dari Kominfo menjadi Komdigi dilakukan untuk menyesuaikan dengan tantangan era digital.
Menurut Meutya Hafid, langkah ini selaras dengan visi yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto, yaitu “astacita”.
“Nama kementerian ini diubah untuk menjawab tantangan zaman, juga menjadi fokus sesuai astacita Bapak Presiden Prabowo. Kita akan menitikberatkan pada sektor digital,” ujar Meutya pada (21/10) di Jakarta.
Perubahan ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam menghadapi perkembangan pesat di sektor digital.
Selain itu, singkatan kementerian juga resmi berubah menjadi Komdigi sebagai bagian dari strategi untuk lebih fokus pada isu-isu digitalisasi di era transformasi digital ini.
Kabinet Merah Putih dan Fokus Meutya Hafid
Dalam Kabinet Merah Putih yang diumumkan oleh Presiden Prabowo pada (20/10), Meutya Hafid didampingi oleh dua wakil menteri, yaitu Nezar Patria dan Angga Raka Prabowo.
Keduanya sebelumnya juga menjabat posisi yang sama saat kementerian masih bernama Kominfo.
Bersama kedua wakilnya, Meutya Hafid akan memimpin Komdigi selama lima tahun ke depan.
Meutya Hafid telah menetapkan beberapa fokus utama untuk Komdigi, salah satunya adalah peningkatan keamanan digital.
Masalah ini menjadi salah satu aspirasi utama masyarakat, yang disampaikan melalui berbagai saluran, termasuk saat ia masih menjabat di Komisi I DPR.
“Keamanan digital adalah salah satu fokus serius yang diamanatkan oleh publik,” ungkapnya.
Selain itu, Meutya Hafid juga berkomitmen memerangi masalah pinjaman online ilegal (pinjol) dan perjudian online (judol).
Pemerintah akan mengambil langkah tegas untuk mengatasi kedua isu ini guna menciptakan ruang digital yang lebih aman dan tertib.
Misi Mewujudkan Internet yang Ramah Anak dan Merata
Selain mengatasi masalah keamanan digital, Meutya Hafid juga menyoroti pentingnya menciptakan internet yang ramah anak.
Ini untuk memastikan anak-anak di Indonesia dapat mengakses internet dengan aman, terlindungi dari konten-konten yang tidak sesuai.
Meutya Hafid bertekad menciptakan lingkungan digital yang lebih kondusif bagi generasi muda Indonesia.
Tidak hanya itu, misi utama lainnya dari Komdigi di bawah kepemimpinan Meutya Hafid adalah menyediakan akses internet yang merata di seluruh pelosok Indonesia.
Meski konektivitas internet telah mencapai 98 persen wilayah, kecepatan akses masih menjadi tantangan, terutama di daerah terluar.
Oleh karena itu, Meutya bersama wakil-wakilnya akan melakukan kunjungan ke wilayah 3T (tertinggal, terluar, terdepan), khususnya di bagian timur Indonesia, untuk memastikan kualitas konektivitas di wilayah tersebut.
“Kecepatan internet masih belum merata di beberapa wilayah. Mudah-mudahan dalam waktu dekat, seluruh masyarakat dapat merasakan kecepatan internet yang lebih baik,” tambahnya.
Dengan kepemimpinan Meutya Hafid di Komdigi, pemerintah berharap dapat mencapai target-target dalam pengembangan infrastruktur digital serta menciptakan lingkungan digital yang aman, ramah, dan merata bagi seluruh masyarakat Indonesia.
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
