Connect with us

Berita

Cara Screening BPJS Kesehatan lewat Website Resmi dan JKN Mobile

BPJS Kesehatan menghadirkan layanan skrining riwayat kesehatan online mulai 2026. Gratis, bisa diakses lewat website dan aplikasi JKN Mobile.

Logompn

Published

on

Cara screening bpjs kesehatan lewat website resmi dan jkn mobile
Aplikasi JKN Mobile. Gambar : Istimewa

MPN Indonesia 5 Januari 2026 - Memasuki tahun 2026, BPJS Kesehatan menerapkan kebijakan baru berupa layanan skrining riwayat kesehatan sebagai bagian dari mekanisme pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Layanan ini dapat diakses secara daring melalui website resmi maupun aplikasi JKN Mobile, tanpa perlu datang ke fasilitas kesehatan.

Skrining riwayat kesehatan diperuntukkan bagi peserta BPJS Kesehatan berusia 15 tahun ke atas dan hanya dapat dilakukan satu kali dalam satu tahun.

Layanan ini diberikan secara gratis sebagai bagian dari manfaat program BPJS Kesehatan.

Tujuan dan Penyakit yang Dapat Dideteksi

Skrining ini bertujuan untuk mendeteksi dini risiko penyakit tidak menular. Jenis penyakit yang menjadi fokus deteksi meliputi:

  • Diabetes melitus
  • Hipertensi
  • Penyakit jantung koroner
  • Penyakit ginjal kronis

Peserta diminta mengisi formulir berisi pertanyaan terkait:

  • Kondisi kesehatan pribadi
  • Kebiasaan hidup sehari-hari
  • Riwayat penyakit dalam keluarga

Proses pengisian skrining memerlukan waktu kurang dari 10 menit.

Setelah data dilengkapi, sistem akan menampilkan hasil skrining yang dikategorikan ke dalam risiko rendah, sedang, atau tinggi.

Cara Skrining BPJS Kesehatan Melalui Website Resmi

Peserta dapat melakukan skrining secara daring melalui laman https://webskrining.bpjs-kesehatan.go.id/skrining dengan langkah-langkah berikut:

  • Memasukkan:
    • Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau nomor kartu BPJS
    • Tanggal lahir
    • Kode captcha
  • Menekan tombol “Cari Peserta” dan memilih “Setuju”.
  • Melengkapi data diri, meliputi:
    • Berat badan
    • Tinggi badan
    • Pendidikan terakhir
    • Nomor handphone
    • Kontak keluarga
  • Mengisi pertanyaan skrining terkait:
    • Kondisi kesehatan
    • Riwayat penyakit
    • Pola konsumsi harian
  • Menekan tombol “Simpan” untuk melihat hasil skrining.
Baca Juga:  Cara Cek Apakah NIK KTP Terdaftar sebagai Penerima Bansos PKH, BNPT hingga Beras 20 Kg

Cara Skrining BPJS Kesehatan Lewat Aplikasi JKN Mobile

Selain website, skrining juga dapat dilakukan melalui aplikasi JKN Mobile yang tersedia di Play Store dan App Store. Tahapan yang perlu dilakukan sebagai berikut:

  • Login menggunakan akun JKN Mobile yang telah terdaftar.
  • Memilih menu “Lainnya”, lalu klik “Skrining Riwayat Kesehatan”.
  • Memilih anggota keluarga yang ingin diikutsertakan.
  • Menyetujui pernyataan persetujuan.
  • Mengisi data:
    • Berat badan
    • Tinggi badan
    • Alamat
    • Email
  • Menjawab seluruh pertanyaan skrining secara jujur dan lengkap.

Dalam formulir tersebut terdapat sekitar 47 pertanyaan yang berkaitan dengan kebiasaan hidup, kondisi tubuh, dan riwayat kesehatan.

Setelah proses selesai, hasil skrining akan langsung ditampilkan di aplikasi.

Kategori Risiko dan Rekomendasi Tindak Lanjut

Hasil skrining diklasifikasikan ke dalam tiga kategori risiko, yaitu:

  • Risiko rendah
    Menunjukkan tidak adanya indikasi penyakit kronis. Peserta dianjurkan mempertahankan pola hidup sehat.
  • Risiko sedang
    Menunjukkan adanya beberapa faktor risiko, seperti obesitas atau kebiasaan merokok. Peserta disarankan melakukan pemeriksaan lanjutan di FKTP.
  • Risiko tinggi
    Menunjukkan indikasi kuat penyakit tidak menular. Peserta dianjurkan segera menjalani pemeriksaan lanjutan, seperti tes darah atau pemeriksaan tekanan darah rutin di FKTP.

Skrining di FKTP bagi Peserta Non-Digital

Bagi peserta yang tidak terbiasa menggunakan layanan digital, skrining riwayat kesehatan juga dapat dilakukan secara langsung di FKTP, seperti puskesmas atau klinik tempat peserta terdaftar.

Dokumen yang perlu dibawa meliputi:

  • e-KTP, atau
  • Kartu BPJS Kesehatan, baik fisik maupun digital

Petugas kesehatan akan membantu pengisian formulir dan melakukan pemeriksaan awal apabila diperlukan.

Melalui skrining ini, peserta diharapkan dapat mengenali potensi risiko kesehatan sejak dini.

Data hasil skrining juga dimanfaatkan BPJS Kesehatan untuk menyusun layanan promotif dan preventif yang lebih tepat sasaran dalam sistem JKN.

Baca Juga:  Komdigi Berhasil Pulihkan 413 Titik Internet di Sumatra Pascabencana

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending