Connect with us

Viral

Siapa Nur Ayuni Harahap? Wanita yang Viral usai Cerita Alami Kelumpuhan Pasca Jalani Treatment Kretek Abal-Abal

Nur Ayuni Harahap alami kelumpuhan usai pijat leher dan kretek abal-abal sejak tahun 2021.

Logompn

Published

on

Siapa nur ayuni harahap wanita yang viral usai cerita alami kelumpuhan pasca jalani treatment kretek abal abal
Nur Ayuni, wanita yang lumpuh akibat kretek abal-abal. Gambar: Tiktok/@nurayuniharahap

MPN Indonesia 7 Januari 2026 - Nur Ayuni Harahap, seorang kreator konten viral di media sosial TikTok setelah membagikan kisahnya mengalami kelumpuhan akibat menjalani treatment kretek abal-abal.

Peristiwa ini terjadi pada 2021 silam saat Nur Ayuni berusia 21 tahun. Ia mengalami cedera serius pada bagian saraf tulang belakang usai menerima pijatan di leher yang berujung pada kelumpuhan hampir total tubuhnya.

Sebelum mengalami kelumpuhan, Nur Ayuni mengeluhkan sakit leher hebat dan sempat berobat ke klinik terdekat.

Setelah tidak kunjung sembuh meski sudah mengonsumsi obat pereda nyeri, ia mengikuti saran teman-temannya untuk mencoba pijat tradisional.

Dalam video TikTok yang diunggah melalui akun @nurayuniharahap pada 13 November 2025, ia menceritakan saat bagian lehernya dikretek, tiba-tiba tubuhnya terasa seperti tersetrum dan kebas. Ia tidak bisa menggerakkan tubuh dari leher ke bawah.

Setelah dibawa ke rumah sakit, ia didiagnosis mengalami Spinal Cord Injury C5-C6 yang menyebabkan kelumpuhan hampir seluruh tubuh, kecuali bagian leher dan kepala.

“Setelah konsul ke dokter, kan, nggak sembuh-sembuh, tuh. Sudah minum obat anti nyeri segala macam, kan. Aku ngikutin dong saran temen-temen aku,” ujar Nur Ayuni dalam unggahannya yang dikutip MPN Indonesia pada Minggu (4/1).

Kondisi setelah Kretek

Setelah mengalami kelumpuhan, ia kembali ke kampung halamannya dan kini aktif sebagai konten kreator.

Meskipun belum sepenuhnya pulih, Nur Ayuni perlahan mengalami kemajuan setelah menjalani pengobatan dan fisioterapi selama empat tahun.

Ia mulai bisa menggerakkan sebagian tubuhnya dan tetap aktif di media sosial sebagai bentuk semangat dalam menjalani hidup pascatrauma yang dialaminya.

Fenomena ini menjadi sorotan warganet dan masyarakat luas karena menyoroti bahaya pengobatan atau terapi nonmedis yang tidak melalui prosedur profesional.

Baca Juga:  Sopir Alphard Datangi dan Minta Maaf ke Rumah Driver Ojol yang Motornya Sempat Dipukul Batu

Kisah Nur Ayuni Harahap turut menjadi pengingat bagi publik terhadap pentingnya berhati-hati dalam memilih metode pengobatan, terutama yang menyangkut bagian tubuh vital, seperti tulang belakang.

(AKM/NID/RAD)

Trending