Connect with us

Otomotif

Engsel Pintu hingga Sasis, Ini Bagian Mobil yang Paling Rentan Berkarat

Karat pada mobil kerap muncul tanpa disadari. Simak bagian mobil yang paling rawan berkarat serta cara efektif mencegah kerusakan akibat korosi.

Logompn

Published

on

Engsel pintu hingga sasis, ini bagian mobil yang paling rentan berkarat
Ilustrasi Mobil Mengalami Karat. Gambar : Ilustrasi AI By MPN Indonesia

MPN Indonesia 8 Januari 2026 - Karat pada mobil dapat muncul akibat interaksi logam dengan udara dan kelembapan yang terjadi secara bertahap.

Salah satu bagian yang sering terdampak adalah engsel pintu mobil, terutama karena letaknya yang mudah terpapar air namun jarang diperhatikan.

Kondisi ini kerap baru disadari ketika pintu mulai sulit dibuka atau muncul suara gesekan.

Selain engsel pintu, sejumlah komponen lain juga berisiko tinggi mengalami karat.

Faktor pemicunya beragam, mulai dari paparan air hujan, genangan, embun, penumpukan debu, perubahan suhu ekstrem, penggunaan pelumas yang tidak tepat, hingga kurangnya perawatan berkala.

Mobil yang sering diparkir di luar ruangan tanpa pelindung memiliki risiko lebih besar mengalami oksidasi logam.

Jika dibiarkan, karat tidak hanya mengganggu tampilan kendaraan, tetapi juga dapat merusak struktur dan mengancam keselamatan berkendara.

Oleh karena itu, pemilik mobil perlu memahami bagian yang rawan berkarat serta langkah pencegahannya.

Bagian Mobil yang Rawan Berkarat

Bagian Bawah Mobil

Bagian bawah mobil menjadi area paling rentan karena sering bersentuhan langsung dengan air, lumpur, dan kotoran jalan.

Kondisi lembap yang dibiarkan terlalu lama dapat mempercepat penyebaran karat ke komponen lain.

Knalpot Mobil

Knalpot terpapar panas tinggi dan uap air hasil pembakaran mesin. Tanpa perawatan rutin, oksidasi dapat menyebabkan knalpot berkarat, bocor, dan mengganggu kinerja kendaraan.

Pintu dan Kap Mobil

Pintu dan kap mesin sering terkena air hujan dan debu. Goresan kecil pada cat yang tidak segera diperbaiki membuat logam terbuka dan lebih cepat mengalami korosi.

Baca Juga:  Chery Q Debut di RI dengan Harga Rp200 Jutaan, Cocok untuk Anak Muda

Velg Mobil

Velg berbahan besi mudah berkarat jika sering terkena air dan kotoran tanpa dibersihkan secara rutin.

Karat pada velg dapat memengaruhi keseimbangan roda dan kenyamanan berkendara.

Rangka atau Sasis Mobil

Sasis sangat rentan berkarat, terutama jika kendaraan sering melewati jalan lembap atau terendam banjir.

Korosi pada bagian ini berbahaya karena dapat melemahkan struktur utama mobil.

Cara Mencegah Karat pada Mobil

Mencuci Mobil Secara Rutin

Pencucian rutin, terutama setelah hujan atau melewati medan berlumpur, membantu menghilangkan kotoran dan partikel penyebab korosi.

Menggunakan Lapisan Anti Karat

Lapisan anti karat pada mobil dapat menipis seiring waktu. Aplikasi ulang pelindung anti karat di bengkel terpercaya membantu menjaga perlindungan logam kendaraan.

Mengeringkan Mobil Setelah Dicuci

Pengeringan penting dilakukan, terutama pada area tersembunyi seperti engsel pintu dan kolong mobil. Air yang tertinggal dapat memicu terbentuknya karat.

Perawatan Berkala di Bengkel Resmi

Pemeriksaan rutin di bengkel resmi membantu mendeteksi tanda awal karat yang tidak terlihat.

Teknisi dapat memberikan perlindungan tambahan pada bagian mobil yang rentan.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending