Connect with us

Internasional

Harga Meroket, Malaysia Izinkan Warganya Tambang Emas Sendiri

Pemerintah Kelantan resmi membuka izin penambangan emas manual bagi warga berpenghasilan rendah mulai Januari 2026 seiring melonjaknya harga emas global.

Logompn

Published

on

Harga meroket, malaysia izinkan warganya tambang emas sendiri
Ilustrasi emas. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 10 Januari 2026 - Pemerintah Negara Bagian Kelantan, Malaysia, mulai 1 Januari 2026 resmi membuka pendaftaran izin penambangan emas manual bagi warganya, menyusul melonjaknya harga emas global.

Inisiatif ini memberikan kesempatan kepada masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya pekerja harian dan mereka dengan pendapatan tidak tetap, untuk mendulang emas di sungai-sungai yang telah ditentukan.

Kebijakan ini diterapkan di wilayah pedesaan Kelantan, yang dikenal sebagai salah satu negara bagian dengan tingkat pendapatan terendah di Malaysia.

Keputusan ini merupakan bagian dari skema yang dirancang untuk menyeimbangkan antara peningkatan ekonomi masyarakat lokal dan perlindungan lingkungan.

“Pemerintah negara bagian percaya bahwa masyarakat berpenghasilan rendah masih dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini, terutama mereka yang bergantung pada upah harian dan pekerjaan tidak tetap,” jelas Direktur Pertanahan dan Pertambangan Kelantan, Nik Raisnan Daud, dikutip MPN Indonesia dari SCMP, Sabtu (10/1).

Wakil Menteri Besar Kelantan, Datuk Dr. Mohamed Fadzli Hassan, menyebut bahwa warga yang ingin mendulang emas secara manual dapat mengajukan izin langsung ke Kantor Pertanahan dan Pertambangan Negara serta Kantor Pertanahan Distrik sejak 1 Januari.

“Saat ini tidak ada batasan jumlah permohonan, dan formulir manual tersedia di Kantor Pertanahan atau kantor pertanahan distrik,” ujar Mohamed Fadzli, dikutip MPN Indonesia dari Bernama.

Skema Penambangan Emas dan Lokasi yang Diizinkan

Pemerintah Kelantan telah menetapkan bahwa aktivitas penambangan hanya dapat dilakukan secara manual, tanpa mesin besar, guna meminimalkan kerusakan lingkungan dan risiko keselamatan.

Penambangan hanya diperbolehkan selama jam kerja dan di area yang telah ditentukan oleh otoritas.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Hari Ini 3 Juni 2026, Stagnan Dua Hari Berturut-turut!

Pemerintah menyatakan bahwa proses seleksi permohonan akan dilakukan dengan memprioritaskan rumah tangga miskin.

Empat distrik telah diidentifikasi sebagai lokasi potensial untuk penambangan emas manual, yaitu Gua Musang, Jeli, Tanah Merah, dan Kuala Krai.

Pemerintah juga menyampaikan bahwa area lain dengan potensi sumber daya akan dievaluasi dan dinilai secara bertahap.

Pejabat menyebut bahwa Tanah Merah dan Jeli memiliki potensi signifikan, berdasarkan peninjauan awal.

Program Legalisasi Pendulangan Emas

Program ini sekaligus melegalkan praktik pendulangan emas skala kecil yang sudah berlangsung selama beberapa generasi di tepi sungai-sungai Kelantan.

Aktivitas ini semakin dikenal setelah viralnya video di media sosial yang menampilkan warga menggunakan wajan logam untuk memisahkan serpihan emas dari pasir sungai.

Metode ini melibatkan penyekopan pasir ke dalam wajan, lalu menggoyangkan dan membilasnya untuk mendapatkan partikel emas.

Kelantan, yang terletak di sabuk emas Malaysia bagian tengah, memiliki konsentrasi deposit emas di wilayah pedalaman.

Tinjauan oleh Departemen Survei Geologi Malaysia pada 1980-an dan 1990-an telah mengidentifikasi puluhan zona emas potensial di wilayah tengah negara bagian ini.

Salah satu temuan mencatat bahwa mahasiswa Universiti Malaysia Kelantan pada 2019 menemukan hampir 44 gram emas dan batu permata senilai sekitar 22.000 ringgit saat eksplorasi di Jeli.

Harga Emas jadi Pemicu Kebijakan

Kebijakan ini diambil di tengah tingginya harga emas dunia. Emas kadar 916, yang umum digunakan sebagai bahan perhiasan dengan kemurnian 91,6%, diperdagangkan sekitar 565,77 ringgit atau sekitar US$120 per gram baru-baru ini, dengan fluktuasi harga hingga 11%.

Sementara itu, di pasar global, harga emas melonjak lebih dari 60% menjelang akhir tahun lalu dan mencapai rekor US$4.549 per ons sebelum turun menjadi sekitar US$4.330 per ons pada 31 Desember 2025.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Hari Ini 5 Mei 2026 Anjlok Rp35.000 per Gram

Partai oposisi Pan-Malaysian Islamic Party (PAS), yang telah lama memimpin Kelantan, menyebut bahwa inisiatif ini muncul karena kurangnya dukungan pembangunan dari pemerintah pusat.

Meski demikian, Putrajaya membantah tuduhan tersebut dan menyatakan tidak mengesampingkan Kelantan dalam kebijakan nasional.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending