Berita
Mensos Ungkap Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat akan Dapat Bantuan Pemerintah
Orang tua siswa Sekolah Rakyat akan menerima bantuan sosial pemerintah sebagai bagian program pengentasan kemiskinan sesuai Inpres Nomor 8 Tahun 2025.
MPN Indonesia 13 Januari 2026 - Orang tua siswa Sekolah Rakyat akan mendapatkan bantuan pemerintah berupa bantuan sosial sebagai bagian dari program pengentasan kemiskinan.
Kebijakan ini disampaikan Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat peresmian 166 Sekolah Rakyat yang digelar serempak dan dipusatkan di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9, Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS), Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1).
Bantuan tersebut diberikan berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 yang menekankan intervensi terpadu bagi keluarga siswa Sekolah Rakyat.
“Sesuai arahan bapak presiden, kami tidak hanya memberikan pendidikan berkualitas pada anak-anaknya, tetapi juga memberikan intervensi kepada keluarganya,” ujar Gus Ipul dalam pidatonya, dikutip MPN Indonesia melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Selasa (13/1).
Skema Bantuan Sosial untuk Keluarga Siswa
Kementerian Sosial memetakan kondisi sosial dan ekonomi keluarga siswa Sekolah Rakyat menggunakan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Hasil pemetaan ini menjadi dasar penyaluran bantuan sosial yang menyasar keluarga siswa sesuai tingkat kerentanannya.
Melalui skema tersebut, keluarga siswa akan menerima bantuan sosial lengkap, mulai dari jaminan kesehatan nasional, perbaikan rumah tidak layak huni, hingga program pemberdayaan ekonomi.
Intervensi ini ditujukan agar manfaat program tidak hanya dirasakan oleh anak melalui pendidikan, tetapi juga oleh keluarga secara menyeluruh.
Penguatan Ekonomi Keluarga
Gus Ipul menjelaskan, keluarga siswa Sekolah Rakyat juga akan difasilitasi untuk menjadi anggota Koperasi Merah Putih sebagai upaya memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.
“Mereka juga dibekali dengan program pemberdayaan dan difasilitasi menjadi anggota koperasi merah putih guna memperkuat ketahanan ekonomi keluarga,” jelasnya.
Bantuan sosial ini difokuskan kepada keluarga yang masuk kategori sangat rentan. Berdasarkan data Kementerian Sosial, sebanyak 67 persen orang tua siswa memiliki penghasilan di bawah Rp1 juta per bulan.
Sekitar 60 persen bekerja di sektor informal seperti buruh, buruh harian lepas, kuli bangunan, buruh tani, buruh nelayan, tukang ojek, pemulung, dan pekerjaan informal lainnya.
Selain itu, 65 persen keluarga siswa memiliki tanggungan lebih dari empat orang.
“Dengan demikian bapak presiden, tidak hanya anaknya nanti yang tumbuh dan lulus, tapi sesuai arahan bapak presiden, keluarganya pun ikut berdaya dan naik kelas,” pungkas Gus Ipul.
Sebaran Sekolah Rakyat di Indonesia
Sebanyak 166 titik Sekolah Rakyat telah diresmikan dan tersebar di 34 provinsi serta 131 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, 164 titik telah beroperasi.
Program ini melibatkan 15.954 siswa, 2.218 guru, dan 4.889 tenaga kependidikan.
Pelaksanaan Sekolah Rakyat juga didukung oleh Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Kementerian Pekerjaan Umum, serta PT Pos Indonesia.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
