Connect with us

Selebriti

Deretan Fakta Kematian Lula Lahfah: Tak Ada Tanda-Tanda Kekerasan, Keluarga Tolak Autopsi

Selebgram Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia pada Jumat (23/1) sekitar pukul 18.00 WIB.

Logompn

Published

on

Polisi beberkan kronologi lengkap meninggalnya selebgram lula lahfah
Deretan Fakta Kematian Lula Lahfah: Tak Ada Tanda-Tanda Kekerasan, Keluarga Tolak Autopsi | Gambar: Instagram/@lulalahfah

MPN Indonesia 25 Januari 2026 - Selebgram Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia pada Jumat (23/1) sekitar pukul 18.00 WIB.

Lula ditemukan meninggal di kamar apartemennya yang terletak di lantai 25 sebuah apartemen di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Ditemukan oleh ART

Korban pertama kali ditemukan oleh asisten rumah tangga (ART)-nya, Asiah, yang curiga karena Lula tidak merespons panggilan dan kamar dalam keadaan terkunci dari dalam.

Khawatir korban dalam kondisi tidak sehat, Asiah kemudian meminta bantuan pihak pengelola apartemen untuk membuka pintu.

Setelah pintu berhasil dibuka, Lula ditemukan dalam posisi terlentang di atas kasur, berselimut, mengenakan kaus putih dan celana pendek hitam.

Mulut korban terbuka dan membiru, serta tidak ada denyut nadi dan detak jantung.

“Ternyata almarhum sudah dalam kondisi terlentang silang dan kondisi mulut terbuka dan berwarna kebiruan, dan saat dicek, denyut nadi serta detak jantung sudah tidak berjalan,” ujar Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih, kepada wartawan, Sabtu (24/1).

ART Hubungi Asisten Lula

Asiah segera menghubungi asisten pribadi Lula, Cindy Azzahra Putri, yang saat itu berada di luar apartemen.

“Dia ditelepon Mbak Asiah sekitar pukul 17.30 WIB dan bilang ‘Cin..Cin.. kak Lula udah enggak ada napas’,” jelas Murodih.

Cindy pun meminta kepada Asiah agar Lula dicek ulang dan dibawa ke rumah sakit terdekat, RS Brawijaya.

Cindy tiba sekitar 15 menit kemudian dan melihat langsung kondisi korban yang telah meninggal dunia.

Panggil Dokter dan Polisi

Dokter pribadi Lula kemudian didatangkan ke lokasi untuk memeriksa kondisi korban. Saat tiba di lokasi, dokter menemukan obat-obatan.

Baca Juga:  Charly Van Houten Bebaskan Lagunya Dinyanyikan Siapa Pun Tanpa Royalti

Kemudian, pukul 20.20 WIB, tim identifikasi dari Polres Metro Jakarta Selatan yang dipimpin oleh Ipda Soleh melakukan identifikasi korban.

“Pukul 21.20 WIB jenazah dibawa ke RS Fatmawati,” kata Murodih.

Tak Ada Tanda-Tanda Kekerasan

Menurut keterangan Murodih, hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh Lula.

“Tidak ada tanda-tanda penganiayaan, namun ditemukan obat-obatan sama surat rawat jalan dari RSPI,” ungkap Murodih.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyatakan untuk memastikan penyebab kematian harus dilakukan autopsi terlebih dulu.

“Untuk memastikan penyebab kematian harus dilakukan autopsi secara scientific,” katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, malam sebelum ditemukan meninggal, Lula sempat berobat bersama asisten pribadinya.

Keluarga Tolak Autopsi

Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Iskandarsyah, mengatakan bahwa pihak keluarga Lula keberatan untuk autopsi.

“Dari keluarga ada permohonan untuk tidak diautopsi,” kata Iskandarsyah kepada awak media, Sabtu (24/1).

Kendati demikian, kepolisian masih menjalankan prosedur investigasi sesuai aturan yang berlaku.

“Tapi kami masih koordinasi dengan pihak rumah sakit,” ujarnya.

(ELG/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending