Connect with us

Berita

Hore! Pramono Anung Gratiskan Pengobatan untuk Korban Banjir di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan layanan kesehatan gratis bagi seluruh warga terdampak banjir di Jakarta.

Logompn

Published

on

Hore! pramono anung gratiskan pengobatan untuk korban banjir di jakarta
Pramono Anung. Gambar: Dok. Menpan

MPN Indonesia 27 Januari 2026 - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan seluruh warga yang terdampak banjir di wilayah ibu kota mendapatkan layanan kesehatan secara gratis.

Kebijakan ini berlaku di seluruh fasilitas kesehatan milik pemerintah provinsi, termasuk puskesmas dan rumah sakit daerah.

Pengumuman ini disampaikan Pramono saat berada di Jakarta Utara pada Selasa (27/1).

Pramono menjelaskan bahwa layanan gratis ini tersedia di 44 puskesmas, 292 puskesmas pembantu, serta 31 rumah sakit milik pemerintah provinsi DKI Jakarta.

“Untuk yang terdampak banjir, kalau di Jakarta semuanya gratis. Karena semuanya bisa di-ini di puskesmas yang ada di Jakarta 44, kemudian pembantu puskesmas 292 dan rumah sakit juga 31. Semuanya, kalau ada korban terdampak banjir, maka kami gratiskan,” kata Pramono kepada wartawan.

Warga terdampak dapat langsung mengakses fasilitas kesehatan yang tersedia di wilayah mereka.

Pemerintah provinsi DKI Jakarta memastikan bahwa seluruh fasilitas tersebut telah disiapkan untuk memberikan penanganan medis, termasuk penanganan awal terhadap penyakit yang umum muncul pascabanjir.

Antisipasi Penyakit dan Penanganan Banjir

Selain menggratiskan pengobatan bagi korban banjir, pemerintah provinsi DKI Jakarta juga menyatakan kesiapan untuk melakukan pencegahan terhadap potensi penyebaran penyakit leptospirosis, atau dikenal sebagai penyakit kencing tikus.

Pramono menyebutkan bahwa hingga saat ini belum ditemukan kasus leptospirosis di Jakarta, namun langkah antisipatif tetap disiapkan.

“Kencing tikus, dan itu ternyata di Jakarta belum ada. Toh kalau ada, kami pasti akan secara preventif melakukan pencegahan terhadap itu dan siap untuk itu, kalau ada,” ungkap Pramono.

Di sisi lain, penanganan banjir secara teknis turut menjadi perhatian. Pramono menyinggung langkah konkret berupa normalisasi Sungai Cakung Lama yang terletak di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Baca Juga:  Kemenhaj Umumkan Masa Tunggu Haji Diturunkan jadi 14 Tahun, Sebelumnya 26 Tahun

Langkah ini diharapkan dapat menekan risiko banjir di wilayah tersebut dan sekitarnya.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending