Berita
Ada Demo Buruh Hari Ini di Jakarta Pusat, Polisi Kerahkan 1.174 Personel
Ribuan buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh menggelar demonstrasi di Jakarta Pusat, hari ini Rabu (28/1).
MPN Indonesia 28 Januari 2026 - Ribuan buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh menggelar demonstrasi di kawasan Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, hari ini Rabu (28/1).
Aksi dimulai pukul 10.00 WIB dengan titik kumpul di kawasan Patung Kuda Monas.
Tujuan massa adalah menyampaikan tiga tuntutan utama terkait upah dan ancaman pemutusan hubungan kerja.
Ribuan Personel Dikerahkan
Sebanyak 1.174 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan jajaran Polsek dikerahkan untuk mengawal jalannya demo.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan dengan pendekatan humanis.
“Pasukan pelayanan aksi unjuk rasa sebanyak 1.174 personel gabungan,” ujar Erlyn kepada wartawan.
Ia juga mengimbau agar peserta aksi tidak melakukan tindakan anarkis.
“Sampaikan pendapat dengan damai, tidak anarkis, tidak membakar ban bekas, tidak merusak fasilitas umum, serta tidak melawan petugas. Hormati masyarakat lain yang sedang beraktivitas,” ujarnya.
Tuntutan Buruh
Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, memimpin langsung aksi ini.
Ia menyampaikan bahwa massa aksi berasal dari DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur, dengan estimasi jumlah peserta antara 1.000 hingga 1.500 orang.
Dalam demonstrasi ini, buruh membawa tiga tuntutan utama. Pertama, mereka mendesak revisi terhadap Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) DKI Jakarta.
Kedua, mereka menuntut pengembalian Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) di 19 kabupaten/kota se-Jawa Barat sesuai dengan rekomendasi bupati dan wali kota.
Ketiga, mereka meminta penyelamatan 2.500 buruh PT Pakerin Mojokerto yang terancam pemutusan hubungan kerja.
“Selamatkan 2.500 buruh PT Pakerin Mojokerto dari PHK akibat ulah pemerintah pusat,” kata Said Iqbal
Rekayasa Lalin di Sekitar Lokasi
Polisi mengimbau masyarakat agar menghindari sejumlah ruas jalan di sekitar kawasan aksi untuk mengurangi potensi kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk siang hari.
Sementara itu, rekayasa lalu lintas bersifat situasional tergantung kondisi di lapangan. Ruas jalan yang berpotensi terdampak pengalihan arus meliputi:
- Jalan Medan Merdeka Barat
- Jalan Medan Merdeka Selatan
- Jalan Medan Merdeka Utara
- Jalan Medan Merdeka Timur
- Jalan MH Thamrin arah Istana
Masyarakat juga diimbau untuk memantau informasi lalu lintas melalui akun media sosial resmi TMC Polda Metro atau aplikasi navigasi digital.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
