Connect with us

Viral

Viral! Siswa SMP Lempar Bom Molotov di Sekolah, Diduga Korban Bullying

Seorang siswa kelas IX di SMP Negeri 3 Sungai Raya, Kalimantan Barat, melempar bom molotov ke lingkungan sekolah pada Selasa (3/2).

Logompn

Published

on

Viral! Siswa Lempar Bom Molotov di Lingkungan Sekolah, Diduga Korban Bullying
Viral! Siswa Lempar Bom Molotov di Sekolah, Diduga Korban Bullying | Gambar: Ilustrasi Canva

Kalimantan Barat, MPN Indonesia 5 Februari 2026 - Seorang siswa kelas IX di SMP Negeri 3 Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar), melempar bom molotov ke lingkungan sekolah pada Selasa (3/2).

Aksi tersebut diduga dilatarbelakangi pengalaman perundungan serta tekanan psikologis korban akibat persoalan keluarga.

Juru bicara Densus 88 Kombes Pol Mayndra Eka Wardhana menyatakan, siswa tersebut merupakan korban perundungan yang ingin melakukan balas dendam terhadap teman-temannya di sekolah.

“Yang bersangkutan merupakan korban perundungan dan memiliki keinginan untuk melakukan balas dendam kepada rekan-rekan yang kerap kali melakukan perundungan terhadapnya,” kata Mayndra kepada wartawan, Rabu (4/2).

Senada dengan itu, Kapolda Kalbar Irjen Pipit Rismanto mengatakan, tekanan mental dari persoalan keluarga turut memengaruhi kondisi psikologis siswa tersebut.

“Secara keseharian di sekolah, anak ini berperilaku normal. Namun tekanan mental dari persoalan keluarga diduga berkaitan dengan kejadian ini,” ujar Pipit, Rabu (4/2).

Berdasarkan pendalaman aparat, kakek dan ayah siswa tersebut diketahui sedang sakit, sehingga menambah beban psikologis yang bersangkutan.

Barang Bukti

Pelaku datang ke lingkungan sekolah dengan membawa sejumlah benda berbahaya.

Berdasarkan hasil penggeledahan Densus 88 Antiteror Polri, ditemukan enam botol berisi bahan bakar minyak dengan sumbu kain (bom molotov), serta lima tabung gas portable yang direkatkan dengan petasan, paku, dan pisau.

Saat kejadian, empat petasan sempat meledak di lokasi. Akibat ledakan tersebut, satu siswa dilaporkan mengalami luka ringan.

Peledak itu ditujukan untuk memicu bom molotov agar meledak juga. Beruntung, bom tidak terpicu meledak.

(AKM/NID/RAD)

Baca Juga:  Nenek Datangi Polsek Cakung usai Dirampok Tetangga, Mulut Masih Dilakban

Trending