Politik
Purbaya: Rupiah Menuju Rp15 Ribu per Dolar Tidak Terlalu Sulit
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa nilai tukar rupiah berpeluang menguat hingga ke kisaran Rp15.000 per dolar Amerika Serikat.
MPN Indonesia 8 Februari 2026 - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa nilai tukar rupiah berpeluang menguat hingga ke kisaran Rp15.000 per dolar Amerika Serikat.
Hal itu bisa terjadi apabila Rupiah bergerak sejalan dengan kondisi fundamental ekonomi dan tren penguatan mata uang kawasan.
“Saya pikir saat ini rupiah menuju Rp15.000 per dolar AS itu tidak akan terlalu sulit. Saya memang tidak bisa berbicara mewakili bank sentral, tetapi jika saya berada di posisi mereka, level itu bukan sesuatu yang sulit dicapai, mengingat mata uang regional juga sedang menguat,” ujar Purbaya dalam forum Indonesia Economic Summit di Shangri-La Hotel, Jakarta, Selasa (3/2).
Purbaya menegaskan bahwa stabilitas dan pengelolaan kurs berada sepenuhnya di bawah kewenangan Bank Indonesia (BI).
Ia menyebut bahwa kondisi rupiah saat ini belum mencerminkan fundamental ekonomi Indonesia dan menyimpang dari pergerakan mata uang regional lain yang justru mengalami penguatan.
Kurs Rupiah Dinilai Undervalued
Purbaya menyampaikan bahwa nilai tukar rupiah saat ini berada dalam posisi undervalued, terutama bila dibandingkan dengan penguatan mata uang regional seperti baht Thailand, ringgit Malaysia, dolar Singapura, dan dong Vietnam.
Ia menyebut nilai tukar rupiah yang ideal sesuai asumsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) berada pada kisaran Rp16.500 per dolar AS.
Meski demikian, ia melihat adanya potensi penguatan lebih lanjut hingga Rp15.000, tergantung pada kepercayaan investor dan perbaikan kondisi ekonomi nasional.
Pemerintah Lakukan Koordinasi
Purbaya menjelaskan bahwa pemerintah bersama Bank Indonesia dan otoritas keuangan lainnya telah memiliki mekanisme koordinasi melalui Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).
Koordinasi ini berfungsi sebagai langkah mitigasi untuk merespons tekanan terhadap stabilitas nilai tukar.
Ia mencontohkan, ketika rupiah sempat mendekati Rp17.000 per dolar AS, KSSK langsung mengadakan rapat guna mencegah menembus batas psikologis tersebut.
“Tentu saja, ketika rupiah bergerak mendekati level Rp17.000 per dolar AS, kami menggelar rapat dengan bank sentral dan membahas cara terbaik agar rupiah tidak menembus level tersebut,” kata Purbaya.
Ia menambahkan bahwa meskipun secara fundamental pelemahan tersebut belum tentu menyebabkan krisis, ada potensi munculnya ketakutan di masyarakat karena mengingat krisis moneter 1997–1998.
“Kami khawatir masyarakat terutama sebagian besar penduduk akan merasa takut. Jika rupiah melemah terlalu jauh, mereka akan kembali mengingat krisis 1997–1998. Hal itu bisa menimbulkan dampak psikologis bagi masyarakat,” ujarnya.
Arus Masuk Modal Asing di RI
Purbaya juga menekankan bahwa Indonesia masih mencatat arus masuk modal asing sejak Oktober 2025 hingga Januari 2026.
Kata Purbaya, secara teori, arus modal masuk seharusnya memperkuat nilai tukar rupiah.
“Secara teori, dengan net capital inflow, rupiah seharusnya menguat. Namun, faktanya justru melemah. Anda sebaiknya menanyakan hal ini kepada bank sentral. Mungkin memang ada kebijakan tertentu untuk sedikit melemahkannya,” jelas Purbaya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
