Connect with us

Selebriti

Pihak Kampus Buka Suara atas Insiden Adik Keisya Levronka yang Terjatuh dari Lantai 6

Pihak Untar sebut kegiatan mahasiswa tanpa izin kampus menjadi latar insiden yang menimpa adik Keisya Levronka.

Logompn

Published

on

Pihak Kampus Buka Suara atas Insiden Adik Keisya Levronka yang Terjatuh dari Lantai
Pihak Kampus Buka Suara atas Insiden Adik Keisya Levronka yang Terjatuh dari Lantai 6. Gambar: Kolase Instagram/@levihavron / Instagram/@untarjakarta

MPN Indonesia 8 Februari 2026 - Lexi Valleno Havlenda, adik dari Keisya Levronka, mengalami kecelakaan saat mengikuti kegiatan organisasi mahasiswa di kampus Universitas Tarumanagara (Untar), Jakarta.

Insiden tersebut terjadi ketika Lexi terjatuh dari lantai 6 gedung kampus saat mengikuti latihan caving yang diselenggarakan oleh organisasi Mahasiswa Hukum Pecinta Alam.

Levi Leonita Davies, ibu dari Lexi, menyampaikan kejadian tersebut melalui akun Instagram pribadinya.

Levi menyebut bahwa insiden bermula ketika pengait yang digunakan dalam latihan terlepas, menyebabkan Lexi jatuh dari ketinggian.

Ia juga menyoroti penanganan pertama yang diduga tidak sesuai standar.

“Bayangkan anak saya yang jatuh dari lantai 6 gedung kampus dibopong lalu didudukkan di kursi roda dan didorong ke kendaraan (taxi online) dan ditidurkan lagi di taxi online,” tulisnya, dikutip MPN Indonesia melalui Instagram @levihavron pada Minggu, (8/2).

Pihak kampus Untar akhirnya memberikan pernyataan resmi menanggapi insiden ini.

Penjelasan Pihak Kampus soal Insiden

Dalam keterangan resminya, pihak Universitas Tarumanagara menyatakan bahwa latihan caving yang diikuti Lexi tidak mendapat izin dari kampus dan dilaksanakan pada hari libur nasional.

“Perlu ditegaskan bahwa insiden terjadi saat yang bersangkutan melakukan kegiatan di lingkungan kampus tanpa izin resmi dari universitas,” tulis Humas Untar, dikutip MPN Indonesia melalui akun Instagram @untarjakarta pada Minggu, (8/2).

“Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat, 29 Maret 2024, yang merupakan hari libur nasional bertepatan dengan peringatan Wafat Isa Al Masih,” tambahnya.

“Pada hari tersebut, operasional kampus tidak berjalan sebagaimana hari kerja, termasuk layanan fasilitas penanganan darurat,” pungkasnya.

Upaya Kampus terkait Kasus Ini

Pihak kampus menyebut telah berupaya menjalin komunikasi dengan keluarga korban. Mereka mengaku telah menawarkan dukungan dalam bentuk tanggung jawab moral dan akademik.

Baca Juga:  Diisukan Pacaran, Nyoman Paul Ternyata Sudah Lama Idolakan Keisya Levronka

“Untar menegaskan bahwa sejak awal fokus utama institusi adalah pada keberlanjutan pendidikan yang bersangkutan,” katanya.

“Untar telah menawarkan berbagai bentuk dukungan, mulai dari bantuan dana guna pemulihan fisik, pendampingan psikologis, serta beasiswa agar Saudara Lexi Valleno Havlenda dapat melanjutkan studi dan meraih cita-citanya hingga lulus sebagai alumni Untar. Komitmen tersebut disampaikan secara langsung dalam rangkaian dialog bersama pihak keluarga,” sambungnya

Pihak kampus menyatakan bahwa pihak keluarga menolak bantuan yang diupayakan.

“Namun demikian, Untar menghormati keputusan keluarga yang memilih untuk tidak menerima bantuan dan dukungan yang telah diupayakan oleh universitas. Sikap ini dihargai sebagai bagian dari hak dan pertimbangan keluarga,”.  ujarnya.

Di akhir pernyataan Untar menyampaikan komitmen terhadap kasus ini.

“Untar berkomitmen untuk menjalani seluruh tahapan proses ini secara bertanggung jawab, transparan, dan konsisten, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip keadilan, profesionalisme, dan kepastian hukum, serta mengedepankan kepentingan pendidikan,”. pungkasnya.

(ELG/NID/RAD)

Trending