Connect with us

Viral

Mahasiswi Pintar Ini Terpaksa Mencuri untuk Biaya Hidup, Nangis di Depan Polisi dan Korban

Seorang mahasiswi di Surabaya menangis di hadapan Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, setelah tertangkap mencuri.

Logompn

Published

on

Mahasiswi Pintar Ini Terpaksa Mencuri karena Tak Ada Uang, Nangis di Hadapan Polisi dan Korban
Mahasiswi Pintar Ini Terpaksa Mencuri untuk Biaya Hidup, Nangis di Depan Polisi dan Korban | Gambar: Instagram/@luthfie.daily

Jawa Timur, MPN Indonesia 10 Februari 2026 - Seorang mahasiswi di Surabaya, Jawa Timur, menangis sesenggukan di hadapan Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, setelah tertangkap mencuri.

Ia mengaku melakukan pencurian karena tidak memiliki uang sama sekali untuk memenuhi kebutuhan hidup, terutama biaya indekos.

Insiden ini terekam dalam unggahan video di akun Instagram resmi Luthfie Sulistiawan, @luthfie.daily.

Polisi Mediasi Korban dan Pelaku

Dalam video yang dibagikan, terlihat momen saat Luthfie memediasi antara pelaku dan korban pencurian.

“Terpaksa apa gimana kok sampai mencuri?” tanya Luthfie.

“Nggak ada uang,” jawab mahasiswi itu sembari menangis.

“Mbak mau nya gimana?” tanya Luthfie kepada korban yang juga hadir.

“Iya (diselesaikan secara) kekeluargaan,” saut korban.

Mahasiswi tersebut pun meminta maaf kepada korban sembari menangis.

“Maaf, ya, Mbak,” ucapnya.

Bertahan Hidup Rp200 Ribu Sebulan

Dalam percakapan yang terekam di video, mahasiswi itu mengungkapkan bahwa ia bertahan hidup hanya dengan uang Rp200 ribu per bulan.

Saat ditanya Luthfie bagaimana cara memenuhi kebutuhan dengan uang Rp200 ribu sebulan, ia menjawab hanya makan dengan lauk seadanya.

“Masak nasi,” kata dia.

“Lauknya?” tanya Luthfie.

“Telur dadar sama mi,” saut mahasiswi.

Berdasarkan penuturan sang ibu, ayah mahasiswi itu bekerja sebagai buruh tani dan ibunya merupakan ibu rumah tangga.

Punya IPK 3.85

Prestasi akademik mahasiswi ini tergolong tinggi. Ketika ditanya mengenai IPK-nya, ia menyebutkan 3.85.

“IPK 3.85. Nggak tahu kok tiba-tiba kepikiran nyuri,” kata mahasiswi itu.

Mendengar tingginya IPK mahasiswi tersebut, Luthfie pun terkejut dan memujinya.

“Nilai IPK 3.85 itu luar biasa,” ujarnya sembari menghampiri mahasiswi itu.

Baca Juga:  Viral Pegawai Puskemas di Gunungkidul Asyik Karaoke saat Jam Kerja

Terharu dengan kisah mahasiswi itu. Luthfie pun mengatakan akan membantu biaya kebutuhannya.

Syaratnya, mahasiswi itu harus berjanji tidak akan mengulangi lagi kesalahannya.

“Berjanji tidak lagi mengulangi hal itu. Nanti saya bantu biaya kosan dan lain-lain ya,” ujar Luthfie kepada mahasiswi tersebut.

“Makasih, Pak,” saut mahasiswi tersebut sembari menangis.

“Bantu orang tua sama adiknya, ya,” kata Luthfie usai memberikan bantuan uang.

(AKM/NID/RAD)

Trending