Connect with us

Politik

Prabowo Gelar Rapim TNI-Polri di Istana, Tekankan Penegakan Hukum yang Seadil-adilnya

Prabowo menegaskan peran TNI–Polri dalam menjaga hukum, sumber daya alam, dan mendukung program strategis nasional.

Logompn

Published

on

MPNBAGAS(1250 x 849 px) MPN 2026 02 10T160224.806
Prabowo Gelar Rapim TNI-Polri di Istana, Tekankan Penegakan Hukum yang Seadil-adilnya. Gambar: BPMI Setpres/Laily Rachev

MPN Indonesia 10 Februari 2026 - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) TNI–Polri yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (9/2).

Untuk pertama kalinya, Rapim TNI–Polri diselenggarakan di Istana Kepresidenan sebagai forum kegiatan kenegaraan tahunan antara pimpinan TNI dan Polri.

Dalam pengarahan tersebut, Prabowo menekankan pentingnya penegakan hukum yang seadil-adilnya tanpa pandang bulu dan menegaskan bahwa TNI dan Polri harus menjadi institusi yang kuat, profesional, serta selalu berpihak kepada rakyat.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangannya menyampaikan bahwa Presiden menegaskan perlunya aparat penegak hukum menjaga kepercayaan rakyat melalui kesiapsiagaan dan kecepatan dalam membantu masyarakat.

“Buktikan kepercayaan yang diberikan rakyat kepada TNI–Polri dengan selalu siap dan cepat membantu rakyat di mana pun dan kapan pun,” ujar Teddy, dikutip MPN Indonesia melalui laman resmi Presiden RI pada Selasa, (10/2).

Presiden juga menekankan sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam menjaga lingkungan melalui program Indonesia ASRI serta perlindungan sumber daya alam dari berbagai bentuk pelanggaran dan eksploitasi ilegal.

“Jaga seluruh sumber daya alam Indonesia dari segala macam bentuk pelanggaran dan eksploitasi ilegal oleh siapa pun,” tegas Teddy.

Agenda Tahunan dan Peserta Rapim

Rapim TNI–Polri merupakan agenda rutin tahunan yang digelar setiap awal tahun sebagai sarana evaluasi dan penentuan langkah strategis ke depan.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa forum ini menjadi momen pengarahan Presiden kepada pimpinan TNI dan Polri.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Bertemu Audiensi PP Muslimat NU, Apresiasi Program Muslimat NU Atasi Kemiskinan Ekstrem

“Ini adalah agenda rutin tahunan sebetulnya, jadi setiap awal tahun selalu ada forum rapat pimpinan TNI maupun Polri,” ungkap Prasetyo, dikutip MPN Indonesia dari laman resmi BPKP.

Kegiatan kenegaraan tahun ini diikuti oleh lebih dari 650 peserta yang terdiri dari unsur TNI, Polri, dan sejumlah menteri.

Di antara yang hadir adalah Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Udara Tonny Harjono, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Kepala Bakamla Laksdya TNI Irvansyah, dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Apresiasi kepada TNI-Polri

Dalam taklimatnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi atas dedikasi aparat TNI dan Polri dalam mendukung program-program pemerintah, khususnya selama lebih dari satu tahun masa kepemimpinannya.

“Tadi juga beliau menyampaikan terima kasih, penghargaan dan apresiasi kepada TNI maupun Polri yang dalam satu tahun lebih masa kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo, TNI maupun Polri terus menjadi kader terdepan di dalam membantu dan menyukseskan seluruh program-program pemerintah,” ujar Prasetyo dalam keterangannya pada Senin, (9/2).

Presiden juga mendorong agar pimpinan TNI dan Polri tidak ragu memberikan penghargaan kepada personel yang menunjukkan dedikasi tinggi.

“Bapak Presiden memang secara khusus tadi juga menyampaikan bahwa meminta kepada pimpinan TNI maupun Polri untuk tidak ragu-ragu, kemudian juga tidak segan-segan untuk memberikan penghargaan kepada anggota TNI maupun anggota Polri yang telah menunjukkan darma baktinya kepada bangsa dan negara,” tambahnya.

Dukungan Terhadap Program Strategis dan Penanganan Bencana

Prabowo menegaskan bahwa TNI dan Polri memiliki peran penting dalam pelaksanaan program strategis nasional, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa, Sekolah Rakyat, serta pembangunan jembatan di desa-desa.

Baca Juga:  Presiden Prancis Emmanuel Macron Tiba di Jakarta, Siap Perkuat Hubungan Strategis

“Apresiasi terhadap prajurit TNI–Polri yang mengawal, menjaga, dan mendukung jalannya program strategis pemerintah,” kata Seskab Teddy.

Presiden juga mengapresiasi kontribusi TNI dan Polri dalam penanganan bencana di berbagai daerah.

“Dalam hal penanganan bencana, TNI–Polri berada di garda yang paling depan, kemudian dalam hal pembangunan-pembangunan berbagai program-program pemerintah termasuk di jembatan-jembatan di daerah-daerah terpencil, baik TNI maupun Polri juga bekerja keras untuk ikut membangun, sehingga bisa meringankan beban masyarakat,” tambah Menteri Prasetyo.

Kolaborasi Lintas Kementerian Jelang Ramadan

Menjelang Ramadan dan Idulfitri, koordinasi lintas kementerian terus dilakukan dengan pelibatan aktif TNI dan Polri.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan bahwa pengarahan Presiden juga menyasar tugas TNI dan Polri di bidang pertahanan, keamanan, dan persiapan menghadapi hari besar keagamaan.

“Kemudian juga mungkin evaluasi kemarin Natal tahun baru relatif aman. Kemudian nanti kan ada event besar yaitu Ramadan dan Hari Raya. Saya pikir tidak akan jauh-jauh dari situ,” ungkap Tito dalam keterangannya pada Senin, (9/2).

Momentum Sinergi TNI–Polri dan Pemerintah

Rapim TNI–Polri 2026 disebut sebagai momentum strategis untuk memperkuat visi bersama antara pemerintah dan aparat keamanan.

“Rapim TNI–Polri 2026 di Istana ini menjadi momentum penguatan visi bersama antara pemerintah dan aparat TNI–Polri dalam menjaga stabilitas negara, sekaligus memastikan program strategis agar berjalan cepat, tepat, dan efektif,” ujar Seskab Teddy.

(AKM/NID/RAD)

Trending