Connect with us

Berita

Bencana Tanah Bergerak di Tegal Masih Aktif, Pengungsi Capai 2.453 Jiwa

Bencana tanah bergerak yang terjadi di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, masih berlangsung aktif hingga Senin (9/2).

Logompn

Published

on

Bencana Tanah Bergerak di Tegal Masih Aktif, Pengungsi Capai 2.453 Jiwa
Bencana Tanah Bergerak di Tegal Masih Aktif, Pengungsi Capai 2.453 Jiwa | Gambar: Dok. BPBD Kabupaten Tegal

Jawa Tengah, MPN Indonesia 10 Februari 2026 - Bencana tanah bergerak yang terjadi di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, masih berlangsung aktif hingga Senin (9/2).

Pergerakan tanah yang terus terjadi sejak awal Februari itu menyebabkan 2.453 jiwa dari 596 kepala keluarga mengungsi ke lokasi-lokasi aman.

“BNPB mencatat, jumlah pengungsi per Minggu (8/2) mencapai 2.453 jiwa,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, kepada wartawan, Senin (9/2).

Pengungsi Tersebar di 8 Titik

Pemerintah Kabupaten Tegal telah menetapkan status tanggap darurat bencana alam tanah bergerak dari tanggal 3 hingga 16 Februari 2026.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat pengungsi terdiri dari 945 laki-laki, 982 perempuan, 220 lansia, tiga ibu hamil, tiga ibu menyusui, 179 anak-anak, 40 balita, 65 batita, 1.049 remaja, dan 894 dewasa.

Mereka tersebar di delapan titik pengungsian, yakni Majelis Az Zikir wa Rotibain, Majelis dan Dukuh Pengasinan, SD Negeri 2 Padasari, Dukuh Lebak RW 05, Gedung Serbaguna Desa Penujah, Pondok Pesantren Dawuhan Padasari, Dukuh Tengah Desa Tamansari, dan Desa Mokaha di Kecamatan Jatinegara.

464 Rumah Terdampak

Kepala Desa Padasari, Mashuri, mengatakan akibat bencana ini, tercatat 464 rumah terdampak, terdiri dari 205 unit rusak berat, 174 rusak sedang, dan 85 rusak ringan.

Selain itu, terdapat kerusakan pada 21 fasilitas sosial, 7 fasilitas peribadatan, 7 fasilitas pendidikan, 1 fasilitas pemerintahan, 3 titik jalan desa dan kabupaten, 1 bendung irigasi, dan 1 jembatan desa.

Bakal Dibangun Huntara

BNPB bersama Pemerintah Kabupaten Tegal dan ESDM Pemprov Jawa Tengah telah melakukan asesmen kelayakan lahan untuk pembangunan hunian sementara (huntara) dan relokasi.

Baca Juga:  Bekasi Dilanda Banjir, Jalan Narogong ke Villa Nusa Indah Belum Bisa Dilalui

“Hari ini, Senin (9/2), BNPB bersama dengan pemerintah daerah setempat akan mendampingi ESDM Pemprov Jawa Tengah untuk melakukan asesmen kelayakan lahan huntara dan relokasi,” ujar Abdul Muhari.

Pendataan dilakukan secara detail oleh Dinas Sosial, Dukcapil, dan Perkim Kabupaten Tegal.

(AKM/NID/RAD)

Trending