Connect with us

Berita

Bekasi Dilanda Banjir, Jalan Narogong ke Villa Nusa Indah Belum Bisa Dilalui

Banjir besar di Villa Nusa Indah, Bekasi, lumpuhkan akses jalan utama. Warga dan petugas berupaya membersihkan sampah dan lumpur agar jalur kembali normal.

Logompn

Published

on

Bekasi dilanda banjir, jalan narogong ke villa nusa indah belum bisa dilalui
Bekasi Dilanda Banjir, Jalan Narogong ke Villa Nusa Indah Belum Bisa Dilalui. Gambar : Kompas/Singgih Wiryono

MPN Indonesia 5 Maret 2025 - Banjir besar melanda Perumahan Villa Nusa Indah, Bekasi, sejak dini hari (5/3), menyebabkan gangguan signifikan pada akses jalan utama di wilayah tersebut.

Hingga pagi hari, jalan penghubung dari Jalan Raya Narogong menuju Villa Nusa Indah melalui Pangkalan 1, Bantargebang, masih belum bisa dilalui.

Tim dari UPTD LLAP Bantargebang, Dinas Perhubungan Kota Bekasi, melakukan pemantauan langsung di lokasi terdampak guna memastikan kondisi terkini.

Aparatur UPTD LLAP Bantargebang, Yadi SAS, menyampaikan bahwa akses jalan masih tertutup akibat tumpukan sampah yang terbawa arus banjir dan menumpuk di jembatan Kali Bekasi.

“Akses dari Jalan Raya Narogong menuju Villa Nusa Indah pasca banjir kemarin, hari ini masih tetap belum bisa dilewati, mengingat masih banyak tumpukan sampah di jembatan Kali Bekasi,” ujar Yadi, dikutip MPN Indonesia dalam keterangan resmi di Facebook @dishubbekasikota, pada Rabu (5/3).

Dampak Banjir dan Upaya Penanganan

Banjir menyebabkan genangan air setinggi sekitar 40 cm di beberapa titik, terutama di Blok AA, Villa Nusa Indah.

Meski air mulai surut di beberapa lokasi, wilayah terdampak masih dipenuhi lumpur tebal dan material hanyutan banjir, seperti sampah dan batang pohon.

Sejumlah warga mulai membersihkan rumah dan tempat usaha mereka dari sisa lumpur menggunakan air mengalir serta alat penyaring.

Sampah juga terlihat menumpuk di berbagai sudut jalan, menyulitkan mobilitas penduduk.

Beberapa kendaraan, termasuk mobil dan motor, ikut terendam akibat tingginya debit air yang berasal dari luapan Sungai Cileungsi.

Jalan Pangkalan 1, yang menjadi penghubung utama antara Villa Nusa Indah dan Bantargebang, tertutup oleh material banjir, menyebabkan kendaraan tidak bisa melintas.

Baca Juga:  Minta Setop Semua Penebangan Pohon, Titiek Soeharto: Cukup Lah! Mau Siapa Kek Itu Bekingannya

Warga bersama pemerintah daerah berupaya membersihkan sampah dan lumpur yang menumpuk agar akses jalan bisa segera digunakan kembali.

Kesaksian Warga dan Kondisi Sungai Cileungsi

Salah seorang warga, Ahmad (42), mengungkapkan bahwa banjir mulai terjadi pada pukul 00.30 WIB dan terus meningkat hingga pukul 04.00 WIB. Menurutnya, banjir kali ini adalah yang terparah sejak 2020.

“Ini dari 01.30 WIB, pokoknya dari 01.30 WIB air udah keluar, sampai jam empat,” ujar Ahmad, dilansir MPN Indonesia dari Detik.com.

Ia menyebutkan bahwa banjir tahun ini lebih parah dibandingkan peristiwa serupa pada 2020. Luapan Sungai Cileungsi menjadi salah satu penyebab utama yang merendam permukiman serta fasilitas umum di Villa Nusa Indah.

Imbauan dan Harapan Masyarakat

Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan mengikuti arahan petugas saat melintasi kawasan terdampak. Pengendara disarankan mencari rute alternatif hingga akses jalan kembali normal.

Yadi SAS berharap proses pembersihan dapat berjalan cepat sehingga kendaraan bisa melintasi jalur tersebut dalam waktu dekat.

“Hari ini masyarakat bersama pemerintah sedang berupaya untuk membersihkan sampah, supaya kendaraan-kendaraan sudah bisa melewati. Mudah-mudahan siang nanti sudah bisa dilewati untuk kendaraan-kendaraan yang melintasi jalur ini,” jelasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana alam serupa di masa mendatang.

“Luar biasa ini banjir di Kota Bekasi, sehingga banyak akses jalan yang tidak bisa dilalui. Sekali lagi mari kita sama-sama berdoa, mudah-mudahan musibah semacam ini tidak terulang kembali, dan kita harus tetap waspada,” tambahnya.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending