Olahraga
PSSI Buka Suara soal Kabar Timnas Indonesia U-23 Absen di Asian Games 2026
Timnas Indonesia U-23 dikabarkan tidak akan ikut serta dalam Asian Games 2026 yang akan diselenggarakan di Aichi-Nagoya, Jepang.
MPN Indonesia 12 Februari 2026 - Timnas Indonesia U-23 dikabarkan tidak akan ikut serta dalam Asian Games 2026 yang akan diselenggarakan di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.
Menanggapi isu tersebut, Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menyatakan bahwa PSSI belum menerima surat resmi dari Komite Olimpiade Indonesia (KOI) terkait ketidakhadiran Timnas di ajang tersebut.
PSSI saat ini masih menjalin komunikasi intens dengan KOI guna memastikan kebenaran informasi yang pertama kali diberitakan oleh media Vietnam itu.
Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa hanya 16 tim yang lolos ke Piala Asia U-23 2026 yang berhak tampil di Asian Games 2026. Sementara Timnas Indonesia U-23 tidak lolos dari babak kualifikasi.
“Sampai saat ini kami belum mendapatkan surat resmi bahwa kita tidak ikut dalam Asian Games di Jepang,” kata Sumardji kepada wartawan di Tangerang, Rabu (11/2).
“Kami masih terus berkoordinasi karena ini ranahnya Komite Olimpiade Indonesia. Nanti kalau sudah ada kepastian, akan segera kami sampaikan ke teman-teman media,” sambungnya.
Sekjen PSSI, Yunus Nusi, juga telah menjalin komunikasi dengan Ketua KOI, Raja Sapta Oktohari, untuk meminta kejelasan soal regulasi baru Asian Games 2026.
“Kebetulan saya berkomunikasi dengan Ketua KOI, Pak Okto. Kami sudah minta kejelasan. Sampai saat ini belum ada surat resmi walaupun kita tahu bahwa itu statement langsung dari media di sana,” ujar Yunus Nusi.
PSSI Punya Rencana Kirim Timnas ke Asian Games
Sumardji menegaskan bahwa PSSI sejak awal memang berencana mengirimkan Timnas Indonesia U-23 ke Asian Games 2026.
Bahkan, pihaknya telah mengirimkan daftar nama pemain dua bulan sebelumnya.
“Entry name sudah kami kirim sekitar dua bulan lalu. Jadi sejak awal memang rencana kami ikut Asian Games 2026. Informasi yang beredar justru pertama kali kami dapat dari media, sehingga kami harus memastikan kebenarannya,” jelas Sumardji.
Ia menambahkan bahwa komunikasi masih dilakukan dengan KOI dan belum ada keputusan final.
“Belum, belum. Sampai tadi saya masih telepon-telepon, saya masih nanya kepastiannya seperti apa. Karena kami juga belum bisa dan belum mendapatkan informasi yang pasti,” ujar Sumardji.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
